FAKFAK, PinFunPapua.com — Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, khususnya para lansia, kembali ditunjukkan oleh Gereja Katolik melalui aksi sosial yang menyentuh langsung kebutuhan umat. Pada Kamis (26/6/2025), Dewan Paroki Santo Yosef Fakfak melalui Seksi Kesehatan bekerja sama dengan Klinik Mata Anugrah Kasih (AK Eye Center) menggelar pemeriksaan mata gratis bagi puluhan lansia yang berasal dari wilayah pelayanan paroki.
Kegiatan ini berlangsung di Klinik AK Eye Center, yang berlokasi di ruko belakang Bank Mega, Jalan Salasa Namudat, Fakfak. Pemeriksaan dilakukan langsung oleh dr. Febri Klau, dokter spesialis mata asal Bintuni, yang juga menjadikan kegiatan ini sebagai bentuk penghormatan dalam mengenang tiga tahun wafatnya sang ayah.
Mencegah Kebutaan, Menangani Katarak Sejak Dini
Dalam pemeriksaan tersebut, para lansia diperiksa secara menyeluruh untuk mendeteksi gangguan penglihatan umum, terutama katarak yang menjadi salah satu penyebab utama kebutaan pada usia lanjut. Dr. Febri Klau menyampaikan bahwa pemahaman masyarakat terhadap katarak masih terbatas, padahal banyak kasus kebutaan sebenarnya dapat ditangani secara medis.
“Dulu kalau dengar nenek atau tete buta, kita anggap tidak bisa dibantu. Padahal bisa saja itu hanya katarak. Jika ditangani oleh dokter dan atas kehendak Tuhan, penglihatan bisa pulih lewat operasi,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan ini dapat mendorong kesadaran masyarakat untuk tidak menunda pemeriksaan mata, terutama bagi mereka yang mulai mengalami gejala kabur atau gangguan penglihatan lainnya.

Gereja Hadir Mendampingi yang Lemah
Kegiatan sosial ini mendapat dukungan penuh dari Dewan Paroki, para relawan, dan komunitas umat. Elen, salah seorang anggota Dewan Paroki, mengungkapkan bahwa pelayanan ini merupakan bentuk kasih dan perhatian generasi muda kepada para orang tua.
“Ini saatnya kita yang muda memperhatikan Bapak-Ibu lansia. Semoga setelah pemeriksaan ini, mereka bisa melihat lebih terang,” ucap Elen penuh haru.
Senada dengan itu, Ketua Dewan Paroki Santo Yosef Fakfak, Josep Goenawan, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari misi gereja untuk hadir di tengah-tengah umat yang membutuhkan, tidak hanya secara rohani, tetapi juga secara jasmani.
“Kami ingin kegiatan ini tidak berhenti di sini. Harapannya bisa menjangkau lebih banyak umat, bahkan menjalin kerja sama dengan pemerintah agar ke depan bisa menggunakan BPJS. Banyak umat kami yang tidak mampu secara ekonomi,” jelas Josep.
Ia juga menambahkan bahwa Dewan Paroki secara rutin melakukan pendampingan terhadap umat yang sakit, termasuk membantu proses rujukan ke rumah sakit di kota-kota lain seperti Sorong dan Makassar demi mendapatkan pengobatan yang lebih optimal.
Dukungan Gembala Umat dan Harapan untuk Masa Depan
Pastor Paroki Santo Yosef Fakfak, RD Alex Fabinaus, turut menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif ini. Ia menyebut kehadiran AK Eye Center sebagai klinik mata pertama di Fakfak merupakan kemajuan besar dalam pelayanan kesehatan, terutama di bidang oftalmologi.
“Kami berharap kegiatan ini mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan mata. Jangan tunggu sampai parah, lebih baik deteksi dini,” kata Pastor Alex.
Lebih lanjut, ia mengapresiasi kerja sama lintas pihak, termasuk para donatur dan relawan, yang telah memungkinkan terlaksananya pelayanan kemanusiaan ini sebagai wujud nyata cinta kasih dalam kehidupan umat beriman.
Dengan semangat kasih dan pelayanan, kolaborasi antara Paroki Santo Yosef dan AK Eye Center ini diharapkan menjadi langkah awal dari gerakan kesehatan berkelanjutan yang mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat, khususnya mereka yang hidup dalam keterbatasan. (Risman)
