Direktur RSUD Fakfak, dr. Karyani Kastella
FAKFAK, PinFunPapua.com — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Fakfak, Papua Barat, mencatatkan capaian positif dalam rangka mendukung program prioritas Pemerintah Kabupaten Fakfak di bawah kepemimpinan Bupati Samaun Dahlan dan Wakil Bupati Donatus Nimbitkendik. Dalam momentum 100 hari kerja kepemimpinan tersebut, RSUD Fakfak berhasil mendistribusikan lebih dari 15 ribu paket makanan gratis kepada pendamping pasien rawat inap.
Direktur RSUD Fakfak, dr. Karyani Kastella, mengungkapkan bahwa sebanyak 15.032 boks makanan telah disalurkan selama periode April hingga Mei 2025. Selain makanan utama, pihak rumah sakit juga membagikan 7.538 paket makanan ringan (snack) kepada para pendamping pasien.
“Seluruh pendistribusian makanan diberikan kepada dua orang pendamping setiap pasien rawat inap dan berjalan lancar tanpa kendala berarti, sesuai dengan petunjuk teknis yang telah ditetapkan,” ujar dr. Karyani saat ditemui di Fakfak, Selasa (8/7/2025).
Ia menegaskan bahwa program makan gratis ini merupakan bagian integral dari visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Fakfak dalam meningkatkan pelayanan kesehatan yang adil dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
“RSUD Fakfak menjadi rumah sakit pertama yang langsung mengeksekusi program unggulan Bapak Bupati, yakni layanan kesehatan gratis bagi masyarakat, termasuk pemberian konsumsi bagi pendamping pasien,” jelas dr. Karyani.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pemberian makanan tersebut tidak membedakan status atau kelas perawatan pasien. Semua pendamping—baik dari ruang rawat inap kelas III, II, I, hingga VIP—mendapat perlakuan yang sama.
“Hal ini menunjukkan bahwa program ini benar-benar menyentuh seluruh elemen masyarakat tanpa diskriminasi. Kami berkomitmen memberikan pelayanan yang humanis dan berkeadilan,” tambahnya.
Sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas, RSUD Fakfak juga menyatakan kesiapan untuk menyerahkan laporan lengkap mengenai data distribusi makanan dan minuman kepada Bupati Fakfak. Laporan ini diharapkan menjadi bagian dari evaluasi dan perencanaan lanjutan dalam penguatan layanan kesehatan berbasis kebutuhan masyarakat.
Dengan realisasi program ini, Pemerintah Kabupaten Fakfak menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih dekat dan berpihak kepada rakyat, terutama di sektor kesehatan yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat. Program makanan gratis bagi pendamping pasien juga menjadi cerminan semangat gotong royong dan kepedulian sosial dalam tata kelola rumah sakit daerah. (Risman)
