FAKFAK, PinFunPapua.com – Ratusan massa dari aliansi gabungan organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan (OKP/I) Fakfak menggelar aksi damai di depan Gedung DPRK Fakfak, Kamis (4/9/2025). Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian generasi muda terhadap sejumlah isu strategis di daerah maupun nasional.
Massa aksi berasal dari berbagai organisasi mahasiswa, yakni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), serta Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM). Mereka melakukan long march dengan tertib menuju Gedung DPRK Fakfak dan disambut oleh Wakil Ketua I DPRK Fakfak, Siti Rahma Hegemur, bersama sejumlah anggota dewan.
Koordinator lapangan aksi, Rudi Rumaday dari HMI Cabang Fakfak, dalam orasinya menyampaikan bahwa aksi ini bertujuan untuk menyuarakan aspirasi rakyat sekaligus meminta DPRK Fakfak menindaklanjuti berbagai permasalahan krusial.
“Kami berharap seluruh poin tuntutan yang kami serahkan segera ditindaklanjuti. Kami juga meminta DPRK memfasilitasi pertemuan kami dengan Pemerintah Daerah, khususnya dinas-dinas terkait,” ujar Rudi.

Sepuluh Tuntutan Aliansi OKP/I
Dalam audiensi bersama DPRK Fakfak, perwakilan massa menyerahkan 10 poin tuntutan, yaitu:
- Mendesak pengesahan RUU Perampasan Aset.
- Menolak kenaikan gaji dan tunjangan DPR RI serta meminta DPRD Fakfak mengawal aspirasi tersebut.
- Menuntut kenaikan gaji guru agar lebih layak sebagai penghargaan atas jasa mereka sebagai pahlawan bangsa.
- Mendorong reformasi institusi Polri agar lebih profesional dan berpihak pada masyarakat.
- Meminta keterlibatan Cipayung Plus dalam sidang paripurna DPRK Fakfak.
- Mengawal penyelesaian kasus penyalahgunaan dana ADIK hingga tuntas.
- Memprioritaskan korban kebakaran Pasar Thumburuni 2019 untuk menempati pasar baru, serta memberi solusi bagi pedagang yang belum mendapatkan tempat.
- Meminta pengawalan serius terhadap realisasi program pendidikan gratis yang dinilai belum berjalan optimal.
- Menuntut penyelesaian pembangunan puskesmas rawat inap yang belum difungsikan akibat kerusakan fasilitas dan masalah status tanah.
- Meminta pembentukan Satgas yang melibatkan Cipayung Plus untuk mengawal kebijakan DPRK dan Pemerintah Daerah.
DPRK Fakfak Janji Tindak Lanjuti
Menanggapi aspirasi tersebut, Wakil Ketua I DPRK Fakfak, Siti Rahma Hegemur, menyatakan komitmennya untuk segera menindaklanjuti tuntutan yang diajukan oleh aliansi pemuda Fakfak.
“Insya Allah, dari sekretariat akan segera mengirimkan undangan resmi untuk membahas lebih lanjut tuntutan ini pada hari Senin,” kata Siti Rahma.
Aksi damai yang berlangsung kondusif ini mendapat pengawalan ketat dari aparat TNI dan Polri. Tidak ada insiden yang terjadi sepanjang kegiatan, menunjukkan kedewasaan politik serta komitmen moral pemuda Fakfak dalam menyampaikan aspirasi secara santun dan bermartabat. (Risman)
