Ketua LPTQ Kabupaten Fakfak, Ahmad Uswanas, (Foto: R.B).
FAKFAK, PinFunPapua.com – Gaung Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-11 tingkat Kabupaten Fakfak semakin menggema. Ajang religi yang dinanti-nantikan ini dijadwalkan berlangsung pada 1–4 Oktober 2025 dan kini tengah memasuki tahap akhir persiapan, dengan progres kesiapan telah mencapai 80 hingga 90 persen.
Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Fakfak, Ahmad Uswanas, mengungkapkan apresiasi mendalam kepada seluruh panitia yang telah bekerja tanpa lelah demi menyukseskan kegiatan berskala kabupaten tersebut.
“Alhamdulillah, kerja keras panitia mulai membuahkan hasil. Kami sangat mengapresiasi dedikasi semua pihak. Persiapan teknis tinggal sedikit lagi, insya Allah semuanya akan rampung tepat waktu,” ujarnya di Fakfak, Kamis (18/9/2025).
Uswanas menambahkan, pada hari yang sama pihaknya bersama para kafilah dari 17 distrik akan menggelar rapat koordinasi guna memastikan keikutsertaan seluruh distrik serta membahas hal-hal teknis seperti akomodasi, transportasi, hingga pemondokan peserta.
“Jika semua distrik hadir, peserta diperkirakan mencapai 500 hingga 600 orang,” jelasnya.
Tak hanya peserta, acara pembukaan MTQ XI juga akan dihadiri oleh jajaran Pemerintah Daerah, pimpinan OPD, tokoh agama, hingga tokoh masyarakat. Menariknya, salah satu qori internasional terbaik asal Indonesia juga akan hadir untuk melantunkan ayat suci Al-Qur’an sekaligus bertugas sebagai dewan hakim.
Dukungan penuh juga datang dari Pemerintah Kabupaten Fakfak dan Pemerintah Distrik Fakfak Timur selaku tuan rumah, baik dari sisi anggaran maupun fasilitas penyelenggaraan.
“Kami mohon doa restu dan dukungan seluruh masyarakat Fakfak, dari Karas Pulau Tiga hingga Tomage Tanah Rata, agar MTQ ini berjalan sukses dan penuh keberkahan,” ujar Uswanas penuh harap.
Kegiatan MTQ XI yang dipusatkan di Distrik Fakfak Timur ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi tilawah, tetapi juga diharapkan mampu mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat keimanan, serta menumbuhkan semangat persatuan dan kedamaian di Tanah Mbaham Matta. (Risman Bauw)
