FAKFAK, PinFunPapua.com – Suasana pagi di pesisir Kampung Kotam, Distrik Fakfak Timur Tengah, Jumat (26/9/2025), berubah menjadi momen kebersamaan luar biasa. Ratusan personel TNI, Polri, Satpol PP, Forkopimda, panitia MTQ, hingga masyarakat setempat bergotong royong dalam kerja bakti massal demi menyukseskan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XI Kabupaten Fakfak tahun 2025.
Apel gabungan yang dimulai pukul 07.50 WIT dipimpin langsung oleh Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, S.Sos., M.AP., didampingi Wakil Bupati, Drs. Donatus Nimbitkendik, M.T., Kapolres Fakfak, AKBP Hendriyana, S.E., M.H., serta perwakilan Dandim 1803 Fakfak. Hadir pula jajaran Forkopimda, Kepala Distrik, asisten Pemda, dan panitia MTQ tingkat distrik.
Dalam sambutannya, Bupati Fakfak menegaskan bahwa suksesnya MTQ bukan hanya tanggung jawab panitia, tetapi merupakan tugas bersama seluruh elemen daerah.
“Sinergi ini adalah wujud nyata bahwa MTQ bukan hanya ajang religius, tetapi juga momentum memperkuat persatuan di Fakfak,” tegas Bupati.

Bupati juga menyoroti pentingnya kesiapan sarana pendukung seperti genset, air bersih, hingga fasilitas umum (WC) demi kenyamanan peserta dan masyarakat yang hadir selama MTQ berlangsung.
TNI-Polri dan Masyarakat Turun Langsung ke Lapangan
Usai apel, seluruh peserta kegiatan langsung bergerak ke titik-titik kerja bakti. Personel TNI dan Polri tampak bahu membahu bersama warga menyingkirkan batu besar, membersihkan saluran air, dan merapikan lingkungan sekitar lokasi acara. Pemandangan tersebut menjadi simbol kuatnya solidaritas dan kolaborasi lintas sektor di Fakfak.
Kapolres Fakfak, AKBP Hendriyana, menegaskan kesiapan jajarannya untuk mendukung penuh MTQ XI, baik dari sisi pengamanan maupun keterlibatan sosial. Hal senada juga disampaikan oleh perwakilan dari Kodim 1803 Fakfak, yang menekankan pentingnya kerja sama demi keberhasilan acara keagamaan ini.
Tepat pukul 10.50 WIT, seluruh rangkaian kegiatan rampung. Namun semangat kebersamaan yang tercipta tak berakhir di situ. Sinergitas yang ditunjukkan hari ini menjadi cerminan semangat membangun Fakfak sebagai daerah yang damai, religius, dan penuh gotong royong. (Risman Bauw)
