FAKFAK,PinFunPapua.com – Tjangkir Asa Rakdjat terus berkomitmen memajukan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Fakfak. Pada Minggu (9/11/2025), komunitas yang digagas oleh Fachry Tura ini menggelar kegiatan Workshop bertema “Peningkatan Daya Saing UMKM melalui Branding Strategy dan Manajemen Bisnis”.
Pendiri Tjangkir Asa Rakdjat, Fachry Tura, mengatakan bahwa kegiatan ini tidak hanya berhenti pada pelatihan, tetapi juga akan dilanjutkan dengan pendampingan berkelanjutan bagi para pelaku UMKM, khususnya ibu-ibu yang hadir dalam kegiatan tersebut.
“Selama ini biasanya pelatihan UMKM hanya sampai pada pelatihan, bantuan modal tapi
tanpa pendampingan. Ke depan, Tjangkir Asa Rakdjat akan berkomitmen untuk terus mendampingi ibu-ibu pelaku UMKM, mulai dari aspek branding, pemasaran, hingga pengembangan produk,” ujar Fachry.
Ia juga berpesan kepada para peserta agar tidak mudah menyerah dalam berusaha.
“Kalau sekali gagal, harus bisa bangkit lagi. Banyak yang putus asa ketika usahanya belum berhasil, padahal kunci sukses itu ada pada ketekunan,” tambahnya.
Fachry berharap melalui kegiatan ini, para pelaku UMKM dapat mempererat silaturahmi, saling mendukung, serta bersama-sama membangun perekonomian daerah.
“UMKM adalah jantung utama perekonomian di semua kota di Indonesia,” tutupnya.
Sementara itu, Ketua Kelompok Masyarakat Tjangkir Asa Rakdjat, Nachba Alhamid, menambahkan bahwa kegiatan workshop ini menjadi sarana penting bagi para pelaku UMKM untuk memperluas wawasan tentang strategi pemasaran.
“Tujuan kegiatan ini adalah memperkenalkan produk lokal sekaligus mengatasi kendala utama ibu-ibu pelaku UMKM, yaitu pemasaran. Kami ingin membantu mereka agar bisa bersaing hingga tingkat nasional bahkan global, terutama melalui promosi digital di media sosial,” jelas Nachba.
Ia juga mendorong peserta agar terus belajar dan tidak cepat menyerah dalam berbisnis.
“Dalam dunia usaha, tidak ada yang instan. Semua butuh proses dan pengetahuan agar bisnis bisa berkembang,” ujarnya.
Dari kegiatan tersebut, tercatat 11 kelompok UMKM ikut berpartisipasi. Sebanyak tiga kelompok di antaranya menerima bantuan modal usaha sebesar Rp 5 juta dari kelompok masyarakat Tjangkir Asa Rakdjat sebagai bentuk dukungan untuk mengembangkan usaha mereka.
“Semoga bantuan ini bisa memotivasi ibu-ibu untuk terus optimis dan meningkatkan usahanya,” tutup Nachba.(Risman Bauw)
