Manokwari, Pinfunpapua.com- Sejumlah organisasi masyarakat (ormas) Islam di Manokwari bersama Polda Papua Barat dan Polres Manokwari menggelar kegiatan bakti religi berupa pembersihan rumah-rumah ibadah menjelang perayaan Natal 2025, Jumat (12/12/2025).
Aksi bersih-bersih tersebut dilaksanakan di tiga gereja, yakni GKI Ottow & Geissler Biriosi, GKI Sion Sanggeng, dan GKI Adonia. Sejak pagi, anggota Polri, ormas Islam, dan mahasiswa tampak bekerja bersama membersihkan area dalam dan luar gereja.
Aksi bakti religi mengawali Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Jhonny Edison Isir yakni
Direktur Lalu Lantas, Kombes Pol Andre Manuputty, Direktur Samapta, Kombes Pol
Franky Samuel Lopulalan dan Direktur Binmas Polda Papua Barat, Kombes Pol Hari. Sembiring.
Kegiatan bakti religi ini menjadi tradisi tahunan ormas Islam di Manokwari sebagai bentuk komitmen menjaga toleransi dan kerukunan antar umat beragama. Ketua DPW SPI Papua Barat, Jalil Lambara, mengatakan kegiatan serupa juga rutin dilakukan saat menyambut bulan suci Ramadhan.

“Bakti religi setiap tahun kami gelar, baik menjelang Ramadhan maupun Natal. Ini bagian dari komitmen ormas Islam untuk menjaga kebersamaan dan toleransi antar rumat beragama di Manokwari,” ujar Jalil.
Ia mengapresiasi pihak gereja yang menerima kegiatan tersebut dengan terbuka. Menurut dia, sinergi lintas agama merupakan wujud nyata keharmonisan yang telah lama terjalin di Papua Barat, khususnya Manokwari.
Sementara itu, Pelaksana Harian Ketua Majelis Jemaat GKI Ottow & Geissler Biriosi, Pdt. Septinus Titohi, menyampaikan terima kasih kepada ormas Islam, mahasiswa, dan jajaran kepolisian atas kepedulian mereka membersihkan lingkungan gereja.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Kapolda Papua Barat Irjen Pol Jhonny Edison Isir yang berinisiatif mengerahkan personel Polri dalam kegiatan tersebut.
“Ini kegiatan positif dan sangat kami apresiasi. Kehadiran ormas Islam dan Polri menunjukkan kerjasama serta kerukunan antar umat beragama di Manokwari terjalin dengan baik. Hal seperti ini perlu terus dipertahankan,” ujarnya.
Bakti religi lintas agama ini diharapkan menjadi momentum memperkuat persaudaraan masyarakat Manokwari sekaligus menciptakan suasana damai menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
(Dhy)
