HALMAHERA TENGAH, PinFunPapua.com – Penyaluran Beasiswa Pemerintah Daerah Halmahera Tengah menuai sorotan dari kalangan mahasiswa. Program bantuan pendidikan yang seharusnya menjadi hak seluruh mahasiswa yang memenuhi persyaratan dinilai dibagikan secara tidak merata dan tidak transparan. Sejumlah mahasiswa mengaku telah memenuhi kriteria, namun tidak menerima beasiswa, sementara sebagian lainnya memperoleh bantuan tanpa kejelasan mekanisme seleksi.
Hal tersebut disampaikan oleh Rifya Rusdi melalui rilis yang diterima Redaksi PinFunPapua.com pada Rabu (17/12/2025). Dalam rilis tersebut disebutkan bahwa praktik penyaluran beasiswa yang tidak merata telah menimbulkan keresahan dan rasa ketidakadilan di kalangan mahasiswa Halmahera Tengah.
Situasi tersebut semakin memprihatinkan setelah beredar pernyataan yang diduga berasal dari oknum tim sukses Bupati Halmahera Tengah, Dalam pernyataan tersebut disebutkan bahwa beasiswa hanya diberikan kepada mahasiswa yang memilih atau mendukung bupati pada pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada). Pernyataan ini dinilai mencederai prinsip keadilan serta semangat pendidikan, karena beasiswa merupakan program yang bersumber dari anggaran daerah dan dibiayai oleh uang rakyat.
Rifya Rusdi selaku mahasiswa menilai, apabila pernyataan tersebut benar adanya, maka telah terjadi penyimpangan tujuan beasiswa dari fungsi awalnya sebagai instrumen peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi alat kepentingan politik dan balas jasa. Praktik semacam ini dianggap berpotensi merusak kepercayaan publik, khususnya generasi muda, terhadap pemerintah daerah.
Oleh karena itu, masyarakat dan mahasiswa mendesak Pemerintah Daerah Halmahera Tengah untuk segera memberikan klarifikasi resmi terkait penyaluran beasiswa tersebut. Pemerintah daerah juga diminta untuk membuka data penerima beasiswa secara terbuka, menjelaskan kriteria dan mekanisme seleksi yang digunakan, serta memastikan bahwa seluruh proses penyaluran bantuan pendidikan dilakukan secara adil, transparan, dan akuntabel.
Rifya Rusdi berharap, program beasiswa daerah dapat kembali pada tujuan utamanya, yakni mendukung keberlangsungan pendidikan mahasiswa Halmahera Tengah tanpa diskriminasi dan tanpa campur tangan kepentingan politik apa pun. Transparansi dan keadilan dinilai menjadi kunci agar program tersebut benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh mahasiswa yang berhak. (red)
