Puskesmas Tomage Kelihatan Sepih dan Tidak Ada Petugas, Masyarakat Hingga Kini Masi Menunggu Akses Pelayanan Dari Petugas Medis Tomage.
FAKFAK,PinFunPapua.com – Kepala Kampung Otoweri, Daing Kutanggas, mengaku kesal terhadap pelayanan kesehatan di Puskesmas Tomage setelah tiga warganya yang mengalami diare belum mendapat penanganan medis, Selasa (17/2/2026).
Daing menjelaskan, tiga warga yang terdiri dari dua anak kecil dan satu orang dewasa mengalami sakit diare dan membutuhkan pertolongan segera. Petugas kader Kampung Otoweri sempat berkomunikasi dengan Kepala Puskesmas Tomage untuk meminta bantuan mobil ambulans guna menjemput pasien dari kampung tersebut.
Namun, menurutnya, tidak ada petugas yang datang menjemput pasien. Akhirnya, masyarakat berinisiatif menyewa mobil untuk membawa ketiga pasien ke Puskesmas Tomage.
“Pasien tiba di puskesmas sekitar pukul 09.00 WIT, tetapi sampai sekarang belum juga mendapatkan pengobatan. Masyarakat hanya bisa menunggu di depan kantor puskesmas,” ujar Daing dengan nada kecewa.

Ia menilai kondisi ini sangat memprihatinkan, mengingat Kampung Otoweri merupakan daerah terpencil yang sangat bergantung pada pelayanan kesehatan dari puskesmas setempat.
Selaku kepala kampung, Daing meminta perhatian serius dari Bupati dan Wakil Bupati Fakfak agar mempertegas pelayanan kesehatan di Puskesmas Tomage. Menurutnya, pelayanan yang lambat terhadap warga yang sakit, terlebih anak-anak, sudah melewati batas kewajaran.
“Kami minta pemerintah daerah memperhatikan pelayanan kesehatan di Tomage. Bagi kami ini sudah kelewatan,” tegasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, ketiga pasien dikabarkan belum mendapatkan pengobatan. Sementara itu, pihak Puskesmas Tomage masih diupayakan untuk dimintai keterangan resmi terkait peristiwa tersebut.(R.B)
