MANOKWARI, PinFunPapua.com — Kepolisian Resor Kota (Polresta) Manokwari mengungkap kronologi penyerangan yang menewaskan seorang pelajar SMA di kawasan Pantai Amban, tepatnya di sekitar Pantai Petrus Kafiar, Kabupaten Manokwari, Papua Barat.
Kasat Reskrim Polresta Manokwari, AKP Agung Gumara Samosir, S.Tr.K., S.I.K., mengatakan korban saat itu berada di lokasi bersama seorang teman perempuannya sambil menunggu waktu berbuka puasa.
“Korban bersama teman perempuannya sudah berada di lokasi sejak sekitar pukul 16.00 hingga 17.00 WIT. Mereka duduk-duduk sambil menunggu waktu berbuka puasa di pantai tersebut,” ujar Agung saat diwawancarai.
Setelah berbuka, keduanya berencana kembali untuk melaksanakan salat tarawih. Namun saat hendak meninggalkan lokasi, pelaku tiba-tiba datang dan langsung melakukan penyerangan.
“Sekitar pukul 18.30 hingga 19.00 WIT, saat kondisi sudah mulai gelap, pelaku datang lalu menendang kursi di tempat mereka duduk. Korban laki-laki berdiri dan sempat bertanya kepada pelaku ‘Kakak, saya salah apa?’,” jelasnya.
Tanpa banyak bicara, pelaku langsung memukul korban menggunakan balok kayu pada bagian kanan wajah korban.
“Akibat pukulan tersebut korban mengalami luka robek pada wajah dan beberapa giginya terlepas,” katanya.
Tidak hanya menyerang korban laki-laki, pelaku juga melakukan kekerasan terhadap korban perempuan yang saat itu berteriak meminta pertolongan.
“Korban perempuan dipukul di bagian mata, kemudian ditendang pada bagian perut dan dada,” ungkap Agung.
Dari keterangan awal korban perempuan, pelaku juga diduga sempat melakukan tindakan pelecehan. Namun hal tersebut masih dalam pendalaman pihak kepolisian karena korban masih dalam kondisi syok.
“Korban sempat menyampaikan adanya dugaan pelecehan, namun hal itu masih kami dalami lebih lanjut karena kondisi korban masih syok,” ujarnya.
Setelah melakukan penganiayaan, pelaku kemudian mengambil handphone dan dompet milik kedua korban sebelum melarikan diri dari lokasi kejadian.
Korban perempuan yang sempat terjatuh karena dipukul akhirnya perlahan bangkit dan mencari bantuan warga setelah melihat korban laki-laki masih dalam kondisi pingsan.
Korban kemudian dibantu warga dan dibawa melapor ke Polsek Amban sekitar pukul 21.30 WIT. Setelah menerima laporan tersebut, personel Polsek Amban bersama tim dari Polresta Manokwari langsung menuju tempat kejadian perkara untuk melakukan penanganan awal dan penyelidikan.
Saat ini kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan Satreskrim Polresta Manokwari untuk mengungkap motif serta keberadaan pelaku. (JN)
