FAKFAK,PinFunPapua.com – Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kabupaten Fakfak bersama Pemerintah Daerah (Pemda) Fakfak sukses menggelar bazar Ramadan dan pasar murah yang berlangsung selama hampir empat minggu, sejak 23 Februari hingga 16 Maret 2025.
Kegiatan yang dipusatkan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Sekretaris ICMI Fakfak, Zulha Rengen yang akrab disapa Nona Rengen, mengatakan pemilihan lokasi di RTH bertujuan agar mudah dijangkau oleh warga.
“Kurang lebih hampir empat minggu pelaksanaan bazar Ramadan ini. Kita pusatkan di RTH supaya masyarakat bisa langsung datang dan berbelanja,” ujarnya, Selasa (17/3/2025).
Sebanyak 50 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Tingginya antusiasme masyarakat terlihat dari hampir seluruh produk yang dijual selalu habis setiap hari.
“Alhamdulillah setiap hari penjualan selalu habis. Ini menunjukkan respon masyarakat sangat baik,” ungkapnya.
Selain bazar Ramadan, Pemda Fakfak juga menggelar pasar pangan murah selama kurang lebih satu minggu. Program ini menyediakan berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, hingga minyak tanah dengan harga terjangkau.
Pelaksanaan pasar murah tersebut dikoordinasikan oleh Sekretaris Daerah bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk Dinas Pertanian dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Fakfak.
Menariknya, bazar Ramadan yang dikemas dalam konsep “Kampung Ramadan” ini melibatkan sekitar 11 unsur organisasi, di antaranya PKK, GOW, Polres, Kodim, serta pelaku ekonomi lainnya.
ICMI Fakfak juga menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan UMKM, khususnya pelaku usaha kecil menengah ke bawah. Selain melibatkan mereka dalam kegiatan, ICMI juga membantu dalam pengurusan izin usaha hingga sertifikasi halal.
“Kami akan terus melibatkan mereka dalam kegiatan ke depan. Bahkan kami juga bantu dalam pengurusan izin usaha dan sertifikat halal,” jelas Nona Rengen.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan pada berbagai momentum ke depan guna mendorong pertumbuhan UMKM dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Harapannya kegiatan ini tidak berhenti di sini. Ke depan, di momen-momen lain kita bisa kembali libatkan mereka,” tutupnya. (Risman Bauw).
