Kepala PT PELNI Cabang Fakfak, Agus Zuldi Hermawan, (Foto: Risman Bauw).
FAKFAK,PinFunPapua.com – PT PELNI (Persero) Cabang Fakfak menyampaikan bahwa terhitung sejak 11 April 2026, belum tersedia kapal Pelni dengan rute langsung Fakfak–Manokwari. Hal ini disebabkan KM Sabuk Nusantara 96 yang biasanya melayani trayek tersebut tengah menjalani docking tahunan di Sorong.
Kepala PT PELNI Cabang Fakfak, Agus Zuldi Hermawan, menjelaskan bahwa proses docking merupakan kewajiban rutin bagi kapal penumpang setiap tahun guna menjaga performa dan keselamatan pelayaran. Kondisi ini diperkirakan berlangsung sekitar satu bulan ke depan.
“Untuk trayek dari Fakfak ke Manokwari saat ini secara reguler dilayani oleh kapal perintis KM Sabuk Nusantara 96. Namun karena kapal tersebut sedang menjalani docking tahunan, maka untuk sementara waktu operasionalnya belum tersedia,” ujarnya kepada media, Jumat (17/4/2026).
Ia menambahkan, ketiadaan rute langsung Fakfak–Manokwari menjadi perhatian bersama. Untuk sementara, masyarakat dapat menggunakan alternatif perjalanan dengan transit melalui Sorong, sebelum melanjutkan perjalanan ke Manokwari.
“Sebagai alternatif, masyarakat bisa berangkat dari Fakfak ke Sorong terlebih dahulu, kemudian melanjutkan perjalanan dari Sorong ke Manokwari dengan kapal lain,” jelasnya.
Lebih lanjut, Agus berharap adanya dukungan dari Pemerintah Daerah dan Dinas Perhubungan untuk mengusulkan penambahan rute kapal kepada pemerintah pusat, khususnya Kementerian Perhubungan RI, apabila kebutuhan mobilitas masyarakat dinilai cukup tinggi.
“Jika kebutuhan masyarakat tinggi, kami harapkan Pemda dan Dinas Perhubungan dapat menyurati Kementerian Perhubungan agar ada penambahan kapal Pelni untuk melayani rute langsung Fakfak–Manokwari,” katanya.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa pihak Pelni hanya menjalankan penugasan sesuai ketentuan dan kebijakan dari pemerintah pusat terkait operasional kapal dan penetapan rute.
“Kami dari Pelni mengikuti aturan dan instruksi yang ada. Keputusan terkait rute kapal merupakan kewenangan pemerintah pusat. Namun kami juga berharap ke depan bisa kembali tersedia rute langsung ke Manokwari,” tambahnya.
Ia pun mengimbau masyarakat Fakfak untuk tetap tenang dan bersabar menunggu kebijakan lebih lanjut, serta memanfaatkan opsi perjalanan transit selama masa docking berlangsung.
“Kami berharap masyarakat dapat memahami kondisi ini dan sementara waktu dapat menggunakan jalur transit melalui Sorong,” tutupnya. (Risman Bauw).
