MANOKWARI,PinFunPapua.com – BPJS Kesehatan Cabang Manokwari menggelar kegiatan media gathering bersama insan pers di Kabupaten Manokwari, Papua Barat, Rabu (29/4/2026). Kegiatan tersebut menjadi ruang mempererat sinergi antara BPJS Kesehatan dan media dalam menghadirkan informasi publik yang akurat, edukatif, dan berkualitas bagi masyarakat.
Kepala Cabang BPJS Kesehatan Manokwari, drg. Eka Verawati menegaskan bahwa keberlangsungan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tidak dapat dipisahkan dari dukungan media massa. Menurutnya, media memiliki peran strategis dalam membantu masyarakat memahami hak dan kewajiban sebagai peserta JKN.
“Keberlangsungan JKN tetap berjalan karena adanya dukungan media. Peran media sangat penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia mengatakan, pemberitaan yang dipublikasikan media selama ini telah membantu peserta JKN memperoleh pemahaman yang lebih baik terkait layanan, prosedur, serta manfaat program jaminan kesehatan nasional.
Melalui kegiatan media gathering tersebut, BPJS Kesehatan berharap hubungan kemitraan dengan insan pers di Papua Barat semakin harmonis dan profesional.
“Berita-berita yang dipublikasikan teman-teman wartawan sangat membantu peserta JKN memahami hak dan kewajibannya. Karena itu kami berharap hubungan baik ini terus terjalin,” katanya.
Sementara itu, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Papua Barat, Bustam
menilai setiap lembaga publik perlu membangun kolaborasi dan sinergi yang baik dengan media massa. Menurutnya, keterbukaan informasi kepada publik merupakan bagian dari tanggung jawab lembaga sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik dan Undang-Undang Pers.
“Setiap lembaga membutuhkan media sebagai mitra dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Kehumasan di setiap lembaga harus aktif karena itu merupakan bagian dari tanggung jawab pelayanan publik,” ujarnya.
Ia menegaskan, pers memiliki fungsi kontrol sosial sekaligus menjadi saluran informasi yang dapat diakses masyarakat secara luas. Karena itu, hubungan antara lembaga dan media perlu dibangun secara profesional dan terbuka.
“Kami mendorong agar setiap lembaga terus membangun komunikasi yang baik dengan media. Publik memiliki hak untuk mendapatkan informasi yang benar dan terbuka,” katanya.
Menurutnya, langkah BPJS Kesehatan Cabang Manokwari yang rutin menggelar media gathering setiap tahun menunjukkan bahwa lembaga tersebut menempatkan media sebagai mitra penting dalam pelayanan publik.
“BPJS memahami pentingnya media. Bahkan mereka memberikan penghargaan kepada media sebagai bentuk dukungan terhadap kerja-kerja kehumasan dan keterbukaan informasi publik,” ujarnya.
Ia berharap langkah serupa dapat diikuti lembaga lain sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat melalui kerja sama yang sehat dan profesional dengan media massa. (Dhy)
