Dorongan Lintas Agama Menguat, Pelantikan Barnabas Dowansiba sebagai Kakanwil Kemenag Papua Barat Diharapkan Segera Terwujud
Ketua Pokja Agama MRP Papua Barat, Abdul Samad Bauw, S.Pd.I. bersama Anggota Pokja Agama Menemui Menteri Agama. ( FOTO: Istimewah )
MANOKWARI, PinFunPapua.com — Tokoh-tokoh agama dan lintas agama di Papua Barat bersama unsur pemerintah daerah terus mendorong percepatan pelantikan Barnabas Dowansiba sebagai Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Papua Barat. Dukungan tersebut menguat dari berbagai elemen, mulai dari tokoh lintas agama, Pemerintah Provinsi Papua Barat, DPR Papua Barat, hingga Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Barat.
Dorongan ini disampaikan secara langsung dalam pertemuan dengan Menteri Agama pada 27 April 2026. Dalam kesempatan tersebut, delegasi Papua Barat menyampaikan aspirasi agar Barnabas Dowansiba, yang telah ditetapkan sejak November 2016, segera dilantik secara definitif guna memastikan kepastian kepemimpinan di lingkungan Kementerian Agama Papua Barat.
Ketua Pokja Agama MRP Papua Barat, Abdul Samad Bauw, S.Pd.I., menegaskan bahwa pelantikan tersebut sangat penting demi meningkatkan efektivitas pelayanan keagamaan di daerah. Menurutnya, kepemimpinan yang definitif akan memberikan ruang bagi optimalisasi program pembinaan umat serta penguatan kerukunan antarumat beragama.
“Kami datang bertemu Menteri Agama untuk memohon dengan hormat agar pelantikan Bapak Barnabas Dowansiba segera dilakukan. Dengan demikian, beliau dapat bekerja secara maksimal dalam menjaga kehidupan beragama serta melayani masyarakat, khususnya umat di Papua Barat,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa selama ini sejumlah jabatan strategis di lingkungan Kementerian Agama Papua Barat kerap diisi oleh pejabat dari luar daerah. Oleh karena itu, pihaknya berharap putra asli Papua yang memiliki kapasitas dan pengalaman dapat diberikan kepercayaan untuk memimpin di wilayahnya sendiri.
“Harapan kami, anak-anak asli Papua di Papua Barat juga diberi kesempatan untuk memimpin dan mengabdi di daerahnya sendiri,” tambahnya.
Menanggapi aspirasi tersebut, Menteri Agama disebut memberikan respons positif. Ia menyampaikan bahwa usulan pelantikan akan dipertimbangkan secara komprehensif dengan memperhatikan berbagai aspek, seperti kinerja, pangkat dan golongan, serta hasil pembahasan bersama staf ahli di lingkungan Kementerian Agama.
Delegasi Papua Barat berharap keputusan terkait pelantikan dapat segera diambil dalam waktu dekat, sehingga kepemimpinan definitif di Kanwil Kementerian Agama Papua Barat dapat segera terwujud.
“Kami berharap dalam waktu dekat, baik April maupun Mei ini, sudah ada kepastian, sehingga Bapak Barnabas Dowansiba dapat segera dilantik,” kata Abdul Samad.
Selain membahas percepatan pelantikan, pertemuan tersebut juga menyinggung agenda penting lainnya, yakni peringatan masuknya agama Katolik pertama di wilayah Fakfak yang diperingati setiap 22 Mei. Momentum historis tersebut dinilai memiliki makna penting dalam perjalanan kehidupan beragama di Tanah Papua.
Menurut Abdul Samad, peringatan tersebut tidak hanya menjadi refleksi sejarah, tetapi juga simbol kuatnya nilai toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Papua Barat yang perlu terus dijaga dan diperkuat.
Dengan adanya dukungan luas dari berbagai elemen masyarakat dan pemerintah daerah, pelantikan Barnabas Dowansiba diharapkan segera terealisasi sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola pelayanan keagamaan serta menjaga harmoni sosial di Papua Barat. (red)
