Seluruh Pimpinan OPD saat Melakukan Foto Bersama Dengan Asisten II Setda Papua Provinsi Papua Barat Melkias Werinussa usai apel pagi, Senin ( 18/5). (FOTO : Aufrida Marisan )
MANOKWARI, PinFunPapua.com – Pemerintah Provinsi Papua Barat terus mendorong sektor pariwisata sebagai salah satu kekuatan utama dalam meningkatkan pendapatan daerah. Hal tersebut disampaikan dalam acara serah terima jabatan Kepala Dinas Pariwisata Papua Barat dari Pelaksana Tugas sebelumnya kepada Jafar Werfete, S.Sos., M.M.
Dalam arahannya saat memimpin apel pagi, Senin (18/5), Sekretaris Daerah Provinsi Papua Barat, Drs. H. Ali Baham Temongmere, M.TP,menyampaikan apresiasi kepada seluruh pejabat yang selama ini dipercaya menjalankan tugas sebagai pelaksana tugas (Plt.) maupun pelaksana harian (Plh.) di berbagai organisasi perangkat daerah.
Menurutnya, para asisten, staf ahli gubernur, serta pejabat struktural tidak boleh merasa jenuh ketika diberi amanah sebagai Plt. atau Plh. Sebab, tugas tersebut merupakan bentuk kepercayaan pimpinan dalam menjaga keberlangsungan roda pemerintahan.
“Jangan bosan-bosan menjadi Plt. atau Plh. Kadang memang terasa jenuh, khususnya di sekretariat. Para asisten bahkan sudah berkali-kali menjadi Plt. maupun Plh. Namun saya percaya dan yakin, suatu saat pengalaman itu akan membawa pada jabatan definitif,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan selamat kepada Jafar Werfete yang kini resmi memimpin Dinas Pariwisata Papua Barat. Menurutnya, sektor pariwisata memiliki peran sangat strategis dalam menopang pembangunan ekonomi daerah karena merupakan sumber daya terbarukan yang dapat terus berkembang.
Sekda menegaskan bahwa berbeda dengan minyak dan gas yang sifatnya terbatas dan tidak dapat diperbarui, sektor pariwisata akan tetap hidup selama manusia masih ada dan destinasi wisata terus dijaga serta dikembangkan.
“Pariwisata itu sumber daya yang terbarukan. Selama manusia ada dan destinasi wisata masih terpelihara, maka sektor pariwisata akan terus hidup,” katanya.
Ia berharap Kepala Dinas Pariwisata yang baru mampu menyusun rencana induk pariwisata dan rencana aksi pembangunan sektor wisata Papua Barat secara menyeluruh. Potensi wisata yang dimiliki Papua Barat dinilai sangat besar dan tersebar di berbagai wilayah.
Mulai dari Danau Anggi di Pegunungan Arfak, kawasan wisata Triton di Kaimana, pulau-pulau di Fakfak, Teluk Bintuni, hingga Teluk Wondama disebut memiliki daya tarik wisata yang dapat dikembangkan menjadi destinasi unggulan.
Menurutnya, apabila dikelola dengan baik, sektor pariwisata dapat menjadi salah satu sumber pendapatan asli daerah yang berkelanjutan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.
“Seluruh potensi wisata itu harus disusun dalam sebuah rencana besar agar menjadi kekuatan unggulan Papua Barat di masa mendatang,” tegasnya.
Sekda juga menyinggung pentingnya regenerasi dalam pemerintahan. Ia mengingat kembali perjalanan hidup Jafar Werfete yang dahulu masih duduk di bangku sekolah ketika dirinya menjabat sebagai camat di Fakfak.
“Dulu beliau masih memakai celana biru SMP, sekarang sudah menjadi kepala dinas. Itulah proses regenerasi yang akan terus terjadi,” ungkapnya.
Ia berharap regenerasi kepemimpinan di Papua Barat dapat terus berjalan dengan baik melalui proses pendidikan, pengalaman, dan pengabdian yang panjang. (red)
