MANOKWARI,PinFunPapua.com – Semangat melayani dan memuliakan Tuhan menjadi kekuatan utama yang mengiringi langkah kontingen Papua Barat pada Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026 di Manokwari. Berstatus sebagai tuan rumah, Papua Barat optimistis mampu meraih hasil terbaik, setelah menjalani persiapan panjang selama berbulan-bulan.
Pelatih kontingen Papua Barat, Elizabeth Nana, mengatakan para peserta telah menjalani latihan intensif selama lima hingga enam bulan sebelum tampil di ajang nasional tersebut. Proses pembentukan tim dimulai sejak Desember 2025 melalui tahapan audisi yang dilanjutkan dengan pemusatan latihan.
“Latihan mereka sekitar lima sampai enam bulan. Prosesnya dimulai dari audisi pada Desember, kemudian dilanjutkan dengan berbagai tahapan latihan hingga sekarang,” kata Elizabeth di Arfak Convention Hall Polda Papua Barat, Manokwari, Senin (22/6/2026).
Menurut Elizabeth, target meraih prestasi bukan menjadi satu-satunya tujuan yang ditekankan kepada para peserta. Sejak awal, mereka dibekali pemahaman bahwa Pesparawi merupakan wadah pelayanan untuk mempersembahkan pujian terbaik kepada Tuhan.
“Semua yang kami lakukan dalam Pesparawi ini untuk memuji dan memuliakan Tuhan. Semua peserta dari berbagai daerah pasti bagus, tetapi yang terpenting adalah ketulusan hati dan semuanya dikembalikan untuk kemuliaan Tuhan,” ujarnya.
Selain mematangkan kemampuan vokal dan musikalitas, kontingen Papua Barat juga memperkuat persiapan secara spiritual melalui doa dan puasa bersama.
“Kami juga melakukan puasa dan berdoa bersama. Motivasi kami yang utama adalah memuji dan memuliakan Tuhan,” kata Elizabeth.
Meski optimistis meraih hasil terbaik, ia menyadari persaingan dalam Pesparawi Nasional XIV berlangsung sangat ketat. Karena itu, pihaknya menyerahkan seluruh hasil kepada dewan juri.
“Kami semua berharap mendapatkan yang terbaik. Tetapi kembali lagi kepada penilaian dewan juri. Apa pun hasilnya, kami sudah siap menerimanya,” ujarnya.
Pesparawi Nasional XIV menjadi pengalaman pertama bagi Elizabeth sebagai pelatih kontingen Papua Barat. Sebelumnya, ia terlibat dalam pembinaan peserta pada Pesparawi Nasional XIII di Yogyakarta pada 2022.
Baginya, menjadi tuan rumah bukan hanya soal prestasi, tetapi juga kesempatan menunjukkan bahwa Papua Barat mampu menyelenggarakan perhelatan nasional dengan baik sekaligus menghadirkan pujian yang membawa damai dan kemuliaan bagi Tuhan.
Dengan bekal latihan selama berbulan-bulan, doa yang terus dipanjatkan, serta dukungan masyarakat Papua Barat, kontingen tuan rumah berharap dapat mempersembahkan penampilan terbaik dan mengharumkan nama daerah di panggung Pesparawi Nasional XIV.
(Penulis : Dhy)
