FAKFAK,PinFunPapua.com – Senyum penuh harapan terpancar dari wajah puluhan warga lanjut usia (lansia) yang mengikuti pelayanan operasi katarak dan pterygium gratis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Fakfak, Papua Barat, Rabu (1/7/2026). Program yang digagas Pemerintah Kabupaten Fakfak bekerja sama dengan Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung ini menjadi angin segar bagi masyarakat yang selama ini terkendala biaya untuk mendapatkan pelayanan kesehatan mata.
Sejak pagi hari, para pasien bersama anggota keluarga telah memadati pelataran Gedung NICU RSUD Fakfak. Mereka dengan sabar menunggu giliran di empat tenda yang telah disiapkan panitia sambil berharap dapat kembali menikmati penglihatan yang lebih baik.
Dalam proses pelayanan, pasien operasi katarak mendapat prioritas penanganan sebelum dilanjutkan dengan pasien pterygium. Setelah nomor antrean dipanggil, setiap pasien menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan sebagai tahapan awal sebelum memasuki ruang operasi.
Salah seorang pasien, Muhammad Moi Iba (65), mengaku sangat bersyukur dapat mengikuti operasi katarak secara gratis. Ia mengatakan, kesempatan tersebut telah lama dinantikan karena biaya operasi yang cukup besar membuatnya kesulitan memperoleh pengobatan.
“Saya dan keluarga datang sejak pagi untuk mengikuti operasi katarak gratis. Program ini sangat membantu kami, karena kalau operasi di luar biayanya sangat mahal,” ujarnya.
Muhammad mengungkapkan, mata kirinya telah lama mengalami katarak. Setelah mengetahui informasi mengenai program operasi gratis melalui media sosial pada Mei lalu, ia langsung mendaftarkan diri dan akhirnya mendapat kesempatan menjalani tindakan operasi.
“Mata kiri saya sudah lama terkena katarak. Waktu melihat informasi di Facebook, saya langsung mendaftar. Alhamdulillah sekarang sudah ada dokter yang datang dan saya bisa menjalani operasi,” tuturnya penuh syukur.
Menurutnya, biaya operasi katarak di klinik swasta bisa mencapai sekitar Rp7 juta untuk satu mata. Jika kedua mata memerlukan tindakan operasi, biayanya dapat mencapai belasan juta rupiah, belum termasuk biaya transportasi dan kebutuhan lain apabila harus berobat ke luar daerah.
“Kalau harus berobat ke luar Fakfak tentu membutuhkan biaya tiket dan pengeluaran lainnya. Karena itu program ini benar-benar sangat meringankan beban masyarakat,” katanya.
Atas terselenggaranya pelayanan kesehatan tersebut, Muhammad menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Fakfak.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Samaun Dahlan dan Bapak Wakil Bupati Donatus Nimbitkendik atas program operasi katarak gratis yang manfaatnya benar-benar kami rasakan,” ucapnya.
Diketahui, Pemerintah Kabupaten Fakfak bekerja sama dengan Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung, Jawa Barat, menghadirkan tim dokter spesialis mata untuk memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan mata serta operasi katarak dan pterygium secara gratis bagi masyarakat. Program ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan akses pelayanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau bagi seluruh warga.
“Kesehatan adalah investasi paling berharga dalam kehidupan. Ketika pemerintah hadir membuka akses pelayanan bagi masyarakat, harapan untuk melihat dunia dengan lebih terang pun kembali menyala.”
(Jurnalis : Risman Bauw).
