FAKFAK,PinFunPapua.com – Antusiasme masyarakat Kabupaten Fakfak terhadap pelayanan kesehatan gratis begitu tinggi. Ratusan warga memadati Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Fakfak untuk mengikuti program bakti sosial operasi katarak dan pemeriksaan mata gratis yang memasuki hari ketiga pelaksanaan.
Program kemanusiaan ini menjadi angin segar bagi masyarakat yang selama ini mengalami keterbatasan akses terhadap layanan dokter spesialis mata. Banyak warga yang sebelumnya harus menempuh perjalanan ke luar daerah dengan biaya yang tidak sedikit demi mendapatkan penanganan penyakit mata.
Direktur RSUD Fakfak, Farid Fauzan Mahubessy, S.Kep., M.A.R.S., menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan telah dimulai sejak 30 Juni 2026, diawali dengan kedatangan tim medis dan dilanjutkan proses screening atau pemeriksaan awal bagi seluruh calon pasien.
Menurut Farid, kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Fakfak di bawah kepemimpinan Bupati Samaun Dahlan dan Wakil Bupati Donatus Nimbitkendik dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan mata.
“Selama ini banyak pasien Fakfak harus dirujuk ke luar daerah hanya untuk menjalani operasi katarak maupun penanganan penyakit mata lainnya. Kondisi ini tentu menjadi beban, baik bagi masyarakat dari sisi biaya maupun bagi pemerintah daerah dari sisi anggaran rujukan,” ujar Farid kepada awak media, Kamis (2/7/2026).
Berangkat dari kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Fakfak menghadirkan langsung layanan spesialis mata melalui kolaborasi bersama Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami), tim dokter dari Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung, serta sejumlah tenaga kesehatan dari yayasan dan tim pendukung lainnya.
Meski sempat terkendala cuaca saat kedatangan tim medis pada akhir Juni lalu, pelayanan tetap berjalan optimal. Setibanya di Fakfak, tim medis langsung bergerak cepat melakukan pemeriksaan dan tindakan medis di RSUD Fakfak.
Tingginya kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan mata terlihat dari jumlah peserta yang terus meningkat.
Pada hari pertama, sekitar 280 warga mendaftarkan diri. Setelah melalui pemeriksaan medis, sebanyak 80 pasien dinyatakan memenuhi syarat dan langsung menjalani operasi katarak.
Memasuki hari kedua, jumlah pendaftar kembali bertambah lebih dari 100 orang. Hingga siang hari, sedikitnya 25 pasien telah berhasil menjalani operasi.
Secara akumulatif, hingga hari kedua pelaksanaan, sekitar 200 pasien telah memperoleh pelayanan, baik berupa pemeriksaan maupun tindakan operasi.
“Data ini menunjukkan bahwa kebutuhan pelayanan kesehatan mata di Kabupaten Fakfak memang sangat tinggi, bukan hanya untuk operasi katarak, tetapi juga berbagai gangguan penglihatan lainnya yang memerlukan penanganan lanjutan,” kata Farid.
Ia berharap sinergi antara Pemerintah Kabupaten Fakfak, RSUD Fakfak, dan para tenaga medis dari berbagai institusi dapat terus berlanjut sehingga masyarakat semakin mudah memperoleh pelayanan kesehatan berkualitas tanpa harus meninggalkan daerah.
Program bakti sosial ini tidak hanya menghadirkan layanan kesehatan gratis, tetapi juga membawa harapan baru bagi masyarakat untuk kembali menikmati indahnya dunia dengan penglihatan yang lebih baik. Kehadiran layanan spesialis mata di Fakfak menjadi langkah nyata mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap rujukan ke luar daerah.
“Kesehatan adalah cahaya kehidupan. Ketika penglihatan kembali pulih, bukan hanya mata yang melihat, tetapi harapan dan masa depan pun kembali terbuka.”
(Jurnalis : Risman Bauw).
