FAKFAK,PinFunPapua.com – Pemerintah Kabupaten Fakfak secara resmi melepas keberangkatan Tim Patriot dari Universitas Padjadjaran (UNPAD) Bandung, Universitas Hasanuddin (UNHAS) Makassar, serta mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STIA As-Syafi’iyah Fakfak yang akan melaksanakan pengabdian dan penelitian di sejumlah wilayah Kabupaten Fakfak.
Prosesi pelepasan dipimpin langsung oleh Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, S.Sos., M.A.P., didampingi Wakil Bupati Fakfak, Drs. Donatus Nimbitkendik, M.T., serta disaksikan para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam apel pagi di Lapangan Apel Pemerintah Kabupaten Fakfak, Senin (3/8/2026).
Dalam arahannya, Bupati menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan pemerintah pusat melalui Kementerian Transmigrasi kepada Kabupaten Fakfak sebagai lokasi pelaksanaan program Tim Patriot. Menurutnya, kehadiran para akademisi dan mahasiswa merupakan peluang besar untuk memperoleh kajian ilmiah yang dapat menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan daerah.
Sebanyak sekitar 240 peserta yang merupakan kolaborasi Tim Patriot dan mahasiswa KKN akan diterjunkan ke sejumlah wilayah strategis, di antaranya Distrik Tomage, Bomberay, dan Fakfak Timur. Mereka membawa mandat untuk melakukan penelitian, pemetaan potensi daerah, serta mengidentifikasi kebutuhan pembangunan yang dapat menjadi rekomendasi bagi pemerintah.
“Tujuan mereka hadir di sini adalah perintah negara di bawah naungan Kementerian Transmigrasi untuk melihat, mencermati, dan meneliti apa yang sesungguhnya dibutuhkan untuk Fakfak. Kita bersyukur Fakfak mendapat perhatian ini,” tegas Bupati.
Samaun Dahlan menilai, hasil penelitian yang dilakukan para akademisi nantinya diharapkan menjadi pijakan dalam merumuskan arah pembangunan yang lebih tepat sasaran, berbasis data, dan sesuai dengan potensi serta kebutuhan masyarakat di setiap wilayah.
Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugas tersebut, Bupati menginstruksikan seluruh pimpinan OPD, Kepala Distrik Bomberay, Tomage, Wery, serta perangkat daerah terkait, termasuk Dinas Tenaga Kerja, agar memberikan dukungan penuh kepada Tim Patriot maupun mahasiswa KKN.
Ia meminta seluruh jajaran pemerintah daerah bersikap proaktif dalam memberikan pelayanan, membuka akses terhadap data yang dibutuhkan, serta tidak menghambat proses penelitian di lapangan.
“Kepada pimpinan OPD dan para Kepala Distrik, jika mereka memerlukan data dan bantuan, tolong dilayani dengan baik. Kalau ada yang lambat memberikan data, lapor langsung ke saya atau Bapak Wakil Bupati,” tegasnya.
Selain dukungan administratif, Bupati juga memastikan bahwa masyarakat Fakfak akan menyambut para mahasiswa dan peneliti dengan keramahan yang menjadi ciri khas daerah tersebut. Menurutnya, suasana yang aman, nyaman, dan penuh kekeluargaan akan menjadi modal penting agar seluruh rangkaian penelitian dan pengabdian masyarakat dapat berjalan dengan baik.
Melalui kolaborasi antara Tim Patriot UNPAD, UNHAS, dan mahasiswa KKN STIA As-Syafi’iyah Fakfak, Pemerintah Kabupaten Fakfak berharap lahir berbagai rekomendasi strategis yang mampu mempercepat pembangunan daerah, mengoptimalkan potensi lokal, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
“Pembangunan yang berhasil selalu diawali dengan data yang akurat dan kolaborasi yang kuat. Ketika ilmu pengetahuan berpadu dengan semangat pengabdian, maka lahirlah solusi yang mampu membawa perubahan bagi masa depan daerah.”
(Jurnalis : Risman Bauw).
