FAKFAK,PinFunPapua.com – Kenaikan pangkat bukan sekadar bertambahnya satu garis atau berubahnya tanda kepangkatan di pundak. Di balik itu, ada tanggung jawab dan tuntutan pengabdian yang semakin besar.
Pesan tersebut mengemuka dalam Upacara Korps Raport Kenaikan Pangkat bagi 18 anggota Kodim 1803/Fakfak yang terdiri dari Bintara dan Tamtama, sekaligus pelepasan satu orang Perwira yang memasuki masa purna tugas.
Upacara dipimpin langsung Komandan Kodim (Dandim) 1803/Fakfak Letkol Inf Wahlin Rahman, S.Pd., dan berlangsung di Lapangan Apel Makodim 1803/Fakfak, Papua Barat, Kamis (1/10/2026).
Bagi 18 personel yang memperoleh kenaikan pangkat, momentum tersebut menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi, loyalitas dan pengabdian yang telah diberikan selama menjalankan tugas sebagai prajurit TNI AD.
Dalam amanatnya, Dandim mengucapkan selamat kepada seluruh personel yang mendapatkan kenaikan pangkat. Ia menegaskan bahwa kenaikan pangkat harus dimaknai sebagai amanah yang membawa konsekuensi terhadap peningkatan tanggung jawab.
“Selamat kepada seluruh personel yang mendapatkan kenaikan pangkat. Jadikan kenaikan pangkat ini sebagai motivasi untuk meningkatkan kinerja, disiplin, profesionalisme dan tanggung jawab dalam melaksanakan setiap tugas yang diberikan,” ujar Dandim.
Ia juga mengingatkan para prajurit agar senantiasa menjaga kehormatan diri, satuan dan TNI AD serta terus memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa dan negara.
Di tengah suasana penghargaan bagi personel yang naik pangkat, upacara tersebut juga menjadi momen perpisahan. Dandim melepas Kapten Inf Adam Fuad yang memasuki masa purna tugas setelah menjalani perjalanan pengabdian sebagai prajurit TNI AD.
Pelepasan tersebut menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama menjalankan tugas.
“Purna tugas bukan berarti berakhirnya pengabdian. Semangat pengabdian dan nilai-nilai yang telah ditanamkan selama berdinas hendaknya tetap menjadi bagian dalam kehidupan bermasyarakat,” ungkapnya.
Dandim selanjutnya mengingatkan seluruh anggota Kodim 1803/Fakfak agar terus menjaga soliditas, kekompakan dan semangat kebersamaan dalam menjalankan tugas kewilayahan.
“Jaga kekompakan dan kebersamaan. Laksanakan tugas dengan penuh keikhlasan, disiplin dan rasa tanggung jawab. Jadilah prajurit yang senantiasa hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.
Upacara tersebut menjadi gambaran dua sisi perjalanan seorang prajurit: ketika kenaikan pangkat menjadi awal dari tanggung jawab yang lebih besar, sementara purna tugas menjadi penanda berakhirnya masa kedinasan, tetapi bukan berakhirnya nilai pengabdian.
“Pangkat adalah penghargaan, tetapi tanggung jawab adalah kehormatan. Dan ketika masa tugas berakhir, pengabdian yang tulus akan tetap hidup melalui jejak kebaikan yang ditinggalkan.”
(Jurnalis: Risman Bauw).
