MANOKWARI,PinFunPapua.com – Pengurus dan anggota Rugby Papua Barat mulai mematangkan langkah pembentukan dan penguatan organisasi olahraga rugby di wilayah Papua Barat. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melakukan koordinasi langsung dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua Barat, Kamis (5/11/2026).
Dalam pertemuan tersebut, pengurus dan anggota Rugby Papua Barat bertemu dengan Wakil Ketua Bidang Sekretariat dan Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) KONI Papua Barat untuk menyampaikan perkembangan organisasi sekaligus menyerahkan sejumlah dokumen penting sebagai dasar koordinasi menuju pembentukan kepengurusan provinsi.
Dokumen yang diserahkan meliputi Surat Keputusan (SK) dari Pengurus Besar Persatuan Rugby Union Indonesia (PB PRUI) yang diterbitkan dari Jakarta, surat mandat, serta rencana kerja organisasi yang telah disiapkan oleh pengurus Rugby Papua Barat.
Ketua Pengprov Rugby Papua Barat, Armando R. Idorway mengatakan, Penyerahan dokumen tersebut menjadi bagian dari tahapan koordinasi organisasi dengan KONI Papua Barat, khususnya dalam mempersiapkan pelaksanaan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) Rugby Papua Barat.
Musorprov menjadi salah satu agenda penting dalam proses pembentukan dan penataan organisasi Rugby Papua Barat. Melalui forum tersebut, diharapkan seluruh tahapan organisasi dapat berjalan sesuai mekanisme dan ketentuan organisasi olahraga yang berlaku.
Dalam pertemuan dengan pihak KONI Papua Barat, pengurus Rugby juga menyampaikan rencana kerja serta tahapan yang akan dilaksanakan setelah proses persiapan Musorprov.
Agenda tersebut selanjutnya akan diarahkan pada pelaksanaan Musorprov, kemudian dilanjutkan dengan pelantikan dan pengukuhan Pengurus Provinsi (Pengprov) Rugby Papua Barat.
Dengan adanya tahapan tersebut, organisasi Rugby Papua Barat diharapkan memiliki struktur kepengurusan yang jelas, sehingga pelaksanaan program kerja, koordinasi, pembinaan, serta pengembangan olahraga rugby dapat berjalan lebih terarah.
Selain menjadi bagian dari proses administrasi organisasi, pertemuan tersebut juga merupakan bentuk komunikasi dan koordinasi dengan KONI Papua Barat agar rencana pembentukan organisasi rugby di tingkat provinsi dapat berjalan dengan baik.
Rugby Go to School dan Rugby Go to Campus Jadi Program Prioritas
Tidak hanya berfokus pada pembentukan organisasi, Pengprov Rugby Papua Barat juga telah menyiapkan program kerja yang menyasar pengembangan olahraga rugby di kalangan generasi muda.
Setelah pelantikan dan pengukuhan pengurus, salah satu program utama yang akan menjadi perhatian adalah sosialisasi olahraga rugby ke sekolah-sekolah dan perguruan tinggi.
Program tersebut akan dikemas melalui dua agenda utama, yakni Pengprov Rugby Go to School dan Pengprov Rugby Go to Campus.
Melalui program Rugby Go to School, pengurus akan memperkenalkan olahraga rugby kepada para pelajar di berbagai sekolah. Sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan pemahaman mengenai olahraga rugby, mulai dari pengenalan permainan, peraturan dasar, teknik bermain, hingga nilai-nilai yang terkandung dalam olahraga tersebut.
Program ini juga diharapkan menjadi pintu masuk untuk menjaring minat dan bakat pelajar yang memiliki potensi menjadi atlet rugby pada masa mendatang.
Sementara itu, program Rugby Go to Campus akan menyasar kalangan mahasiswa di berbagai perguruan tinggi di Papua Barat.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa akan diberikan kesempatan untuk mengenal lebih dekat olahraga rugby sekaligus membuka ruang partisipasi generasi muda dalam membangun dan mengembangkan cabang olahraga ini.
Perguruan tinggi dinilai dapat menjadi salah satu ruang strategis untuk memperluas pengenalan rugby, membangun komunitas olahraga, serta mendorong lahirnya atlet-atlet muda yang memiliki potensi untuk mengikuti pembinaan lebih lanjut.
Bangun Fondasi Pembinaan Atlet Sejak Dini
Pengembangan olahraga tidak cukup hanya dengan membentuk kepengurusan organisasi. Dibutuhkan pula program pembinaan yang berkesinambungan, mulai dari pengenalan olahraga, penjaringan bibit atlet, pelatihan, hingga kesempatan mengikuti kompetisi.
Karena itu, program Rugby Go to School dan Rugby Go to Campus direncanakan menjadi salah satu langkah awal Pengprov Rugby Papua Barat dalam memperluas basis pembinaan atlet.
Dengan memperkenalkan rugby sejak lingkungan pendidikan, diharapkan semakin banyak pelajar dan mahasiswa yang mengetahui bahwa rugby merupakan salah satu cabang olahraga yang dapat dikembangkan sebagai wadah prestasi.
Selain itu, sosialisasi tersebut juga diharapkan mampu membangun pemahaman masyarakat mengenai karakter olahraga rugby yang mengedepankan kedisiplinan, kerja sama tim, sportivitas, tanggung jawab, serta rasa saling menghormati.
Ke depan, program sosialisasi di sekolah dan kampus diharapkan tidak hanya berhenti pada kegiatan pengenalan, tetapi dapat dilanjutkan dengan pembentukan komunitas, kegiatan latihan, serta pembinaan atlet secara berjenjang.
Komitmen Mengembangkan Rugby di Papua Barat
Melalui rangkaian persiapan Musorprov, pelantikan dan pengukuhan Pengprov Rugby Papua Barat, serta pelaksanaan program kerja, pengurus berharap cabang olahraga rugby dapat semakin dikenal dan berkembang di Papua Barat.
Koordinasi dengan KONI Papua Barat menjadi salah satu bagian penting dalam membangun komunikasi kelembagaan sekaligus menyampaikan kesiapan pengurus dalam menjalankan agenda organisasi.
Dengan demikian, pembentukan Pengprov Rugby Papua Barat tidak hanya berorientasi pada terbentuknya struktur organisasi, tetapi juga diarahkan untuk menghadirkan program nyata yang dapat dirasakan masyarakat, khususnya generasi muda di lingkungan sekolah dan perguruan tinggi.
Melalui semangat Rugby Go to School dan Rugby Go to Campus, Pengprov Rugby Papua Barat menargetkan semakin luasnya pengenalan olahraga rugby, terbukanya kesempatan bagi calon atlet muda, serta tumbuhnya pembinaan rugby yang berkelanjutan di Tanah Papua Barat.
(Jurnalis : Dhy).
(Editor : Risman Bauw).
