MANOKWARI, PinFunPapua.com – Provinsi Papua Barat masuk dalam daftar 10 provinsi prioritas yang akan menjadi fokus penanganan kemiskinan oleh pemerintah pusat. Menyikapi hal ini, Wakil Gubernur Papua Barat, Mohammad Lakotani, menginstruksikan 14 dinas teknis terkait untuk segera menyiapkan dokumen serta program strategis guna mendukung upaya penanggulangan kemiskinan di wilayah tersebut.
“Saya ingin menyampaikan kepada 14 dinas teknis terkait bahwa kita termasuk dalam 10 provinsi prioritas penanganan kemiskinan oleh pemerintah pusat. Oleh karena itu, saya minta agar seluruh dokumen serta program yang dibutuhkan segera disiapkan. Mungkin nanti akan ada program-program khusus dan perencanaannya akan meminta data dari kita,” ujar Lakotani saat memimpin rapat di Manokwari, Senin (17/3/2025).
Menurut Lakotani, berdasarkan berbagai indikator pembangunan serta data Badan Pusat Statistik (BPS), Papua Barat masih berada dalam kategori daerah dengan tingkat kemiskinan yang tinggi. Oleh karena itu, pemerintah pusat memasukkan Papua Barat sebagai salah satu provinsi yang mendapatkan perhatian khusus dalam upaya pengentasan kemiskinan.
“Dari hasil rilis BPS dan berbagai indikator pembangunan yang ada, kita masuk dalam 10 besar provinsi prioritas. Maka, nantinya akan ada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) terkait penanganan kemiskinan yang melibatkan provinsi prioritas, termasuk Papua Barat,” jelasnya.
Lakotani mengungkapkan bahwa sebelum Rakornas, pada Jumat lalu, pihaknya telah mengadakan pertemuan dengan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk membahas langkah-langkah strategis dalam penanganan kemiskinan. Dalam pertemuan itu, mereka telah menyusun sejumlah program dan kegiatan yang akan diusulkan dalam Rakornas yang digelar secara virtual.
“Kami telah menyiapkan bahan-bahan yang akan disampaikan dalam Rakornas, termasuk berbagai indikator seperti angka kemiskinan, angka kematian ibu dan anak, tingkat gizi buruk pada anak, serta tingkat pendapatan masyarakat. Kami juga telah memetakan daerah-daerah dengan tingkat kemiskinan yang cukup tinggi agar program dan intervensi yang dilakukan lebih tepat sasaran,” tambahnya.
Beberapa daerah di Papua Barat yang memiliki tingkat kemiskinan cukup tinggi antara lain Pegunungan Arfak, Teluk Bintuni, dan Teluk Wondama. Sementara itu, Manokwari meskipun memiliki persentase kemiskinan yang lebih kecil, tetap menjadi prioritas karena jumlah penduduknya yang besar berkontribusi terhadap angka kemiskinan di provinsi tersebut.
“Pendekatan kita adalah memastikan bahwa intervensi program difokuskan pada daerah-daerah yang memang membutuhkan. Dengan pemetaan yang baik, kita bisa lebih efektif dalam menurunkan angka kemiskinan di Papua Barat,” tutupnya. ( red )
