JAKARTA, PinFunPapua.com — Pemerintah Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat, resmi mengusulkan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) baru kepada Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Usulan ini merupakan langkah strategis untuk mengatasi keterbatasan layanan kesehatan serta mendukung pertumbuhan investasi dan proyek nasional di wilayah tersebut.
Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, dalam keterangannya menjelaskan bahwa kapasitas RSUD yang ada saat ini tidak lagi memadai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Fakfak, yang wilayahnya mencakup 17 distrik dan 142 kampung dengan luas total mencapai 14.320 km².
“Pembangunan RSUD baru adalah solusi strategis guna meningkatkan akses layanan kesehatan masyarakat, mendukung program nasional, serta mengimbangi pertumbuhan penduduk dan investasi di Fakfak,” ujar Bupati Samaun di Jakarta, Kamis (19/6/2025).
Bupati menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan lahan seluas 24.425 meter persegi yang telah dilengkapi dengan legalitas yang sah. Desain arsitektur bangunan lima lantai dan dokumen kajian lingkungan hidup saat ini sedang dalam proses penyusunan.
Menurutnya, estimasi kebutuhan anggaran untuk pembangunan RSUD baru tersebut mencapai Rp164 miliar. Pemerintah Kabupaten Fakfak menyatakan kesiapannya untuk mendukung pembiayaan melalui skema anggaran bersama (sharing) dari APBD, serta menjajaki kerja sama dengan pihak swasta melalui skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU).
“Kami siap membuka peluang kerja sama lintas sektor untuk merealisasikan pembangunan RSUD baru ini. Ini adalah langkah penting dalam mewujudkan transformasi layanan kesehatan yang merata, khususnya di daerah 3T,” tegas Samaun.
Pemerintah pusat pun disebutkan telah memberikan sinyal dukungan terhadap rencana ini, sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029. Dalam dokumen tersebut, transformasi layanan rujukan dan pemerataan rumah sakit tipe D di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar menjadi salah satu prioritas nasional.
RSUD yang dirancang akan dilengkapi fasilitas IGD 24 jam, ruang rawat inap dasar, laboratorium, layanan radiologi sederhana, serta poliklinik umum dan spesialis. Diharapkan, kehadiran fasilitas ini dapat memberikan penanganan medis darurat secara cepat dan mengurangi beban rujukan ke rumah sakit di luar daerah.
Selain menjawab kebutuhan kesehatan masyarakat, pembangunan RSUD baru ini juga dinilai vital dalam mendukung kelancaran sejumlah Proyek Strategis Nasional (PSN) yang tengah berlangsung di Fakfak. Di antaranya proyek pembangunan Pabrik Pupuk Fakfak dan ekspansi LNG Train 3 yang memerlukan dukungan infrastruktur kesehatan memadai demi menjamin keselamatan dan kesejahteraan tenaga kerja serta masyarakat sekitar.
Dengan inisiatif ini, Pemerintah Kabupaten Fakfak menegaskan komitmennya dalam membangun daerah yang sehat, tangguh, dan siap menghadapi tantangan pembangunan jangka panjang di Provinsi Papua Barat. (Risman)
