FAKFAK, PinFunPapua.com — Kepolisian Resor Fakfak bersama PT. Rimbun Sawit Papua (RSP) menunjukkan langkah nyata dalam mendukung ketahanan pangan melalui pengembangan lahan pertanian jagung di Kampung Tesa, Distrik Bomberay, Kabupaten Fakfak.
Program sinergis ini merupakan bagian dari upaya Bhabinkamtibmas Polsek Bomberay untuk menghadirkan pendekatan humanis yang tidak hanya menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga memberdayakan masyarakat secara ekonomi. Peninjauan langsung ke lokasi penanaman jagung dilakukan pada Selasa, 29 Juli 2025, oleh Wakapolres Fakfak Kompol Henderjetha H. Yassu, S.H., bersama Kapolsek Bomberay IPTU Aldin La Adi, S.H., dan jajaran manajemen PT. RSP.
Lahan yang dikembangkan seluas satu hektar dan dikelola oleh kelompok tani PKS Tesa 1, dengan pendampingan langsung dari Briptu Bangkit Wardhana selaku Bhabinkamtibmas. Program budidaya ini menanam dua jenis varietas jagung, yakni jagung manis dan jagung hibrida, yang mulai ditanam sejak 13 Mei 2025.
Hasil monitoring di lapangan menunjukkan bahwa sebagian tanaman jagung manis telah menunjukkan tanda-tanda siap panen. Namun, karena penanaman dilakukan secara bertahap, panen serentak untuk jagung manis dijadwalkan pada akhir September, sementara jagung hibrida menyusul pada Oktober 2025.
Dalam rangka memperluas dampak positif program ini, PT. RSP juga merencanakan pembukaan lahan tambahan seluas 0,7 hektar di area sekitar lokasi utama.
Peran Humanis Bhabinkamtibmas dalam Pembangunan Masyarakat
Kegiatan ini menegaskan komitmen Polri, khususnya melalui Bhabinkamtibmas, dalam mendorong pembangunan sosial ekonomi masyarakat di wilayah binaan. Tidak hanya fokus pada tugas pengamanan, kehadiran Polri juga menjadi motor penggerak pembangunan berbasis kemitraan dengan pelaku usaha.
“Kami hadir untuk mengawal ketahanan pangan bersama masyarakat dan dunia usaha. Sinergi ini adalah bukti bahwa Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga mendukung pembangunan kesejahteraan warga,” ujar Kompol Henderjetha H. Yassu saat berada di lokasi penanaman.
Peninjauan lahan pertanian turut dihadiri oleh jajaran manajemen PT. RSP, termasuk Regional Controller M. Thamrin, para manajer estate, Askep Pemintra dan Askep Agronomi, serta anggota pengamanan Tesa Estate.
Dengan kolaborasi lintas sektor antara kepolisian, pelaku usaha, dan kelompok tani, diharapkan program ini mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat, memperkuat ketahanan pangan lokal, serta menjadi model pembangunan berkelanjutan di wilayah Fakfak dan sekitarnya. (Risman)
