MANOKWARI,PinFunPapua.com – Upaya pencarian terhadap Presenter TVRI Papua Barat, Yanto Idorway, korban yang hanyut di kawasan Air Terjun Memti, Kampung Sisrang, Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat, hingga hari keempat, Selasa (21/7/2026), masih belum membuahkan hasil. Tim SAR Gabungan memastikan operasi pencarian akan dilanjutkan dengan evaluasi dan penyesuaian strategi pada hari berikutnya.
Sejak pagi, Tim SAR Gabungan menggelar briefing untuk menyusun rencana operasi sebelum bergerak menuju lokasi kejadian. Operasi melibatkan berbagai unsur, di antaranya Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Manokwari, Tim K9 Polda Papua Barat, Polres Pegunungan Arfak, Kodim Pegaf, keluarga korban, rekan-rekan korban dari TVRI, serta potensi SAR lainnya.
Seluruh personel kemudian menuju lokasi menggunakan kendaraan operasional SAR dan kendaraan berpenggerak empat roda mengingat kondisi medan menuju Air Terjun Memti yang cukup berat dan menantang.
Setibanya di lokasi, proses pencarian sempat tertunda karena masyarakat dan keluarga korban terlebih dahulu melaksanakan prosesi adat sebagai bentuk penghormatan serta permohonan keselamatan dalam pelaksanaan pencarian. Setelah prosesi selesai, Tim SAR Gabungan langsung melakukan penyisiran di sejumlah titik yang telah ditentukan berdasarkan rencana operasi.
Selama operasi berlangsung, tim melakukan pencarian secara intensif dengan memanfaatkan berbagai peralatan pendukung, termasuk drone thermal untuk membantu mendeteksi keberadaan korban di area yang sulit dijangkau. Penyisiran difokuskan pada aliran sungai, bebatuan, serta sejumlah titik yang diperkirakan menjadi lokasi korban terseret arus.
Meski telah berlangsung hingga pukul 19.00 WIT dan melibatkan puluhan personel, pencarian belum menunjukkan hasil. Korban masih dinyatakan dalam status dalam pencarian (DP).
Kondisi cuaca yang cenderung berawan, disertai kabut tebal dan suhu udara yang cukup dingin di kawasan pegunungan, menjadi salah satu tantangan yang dihadapi tim di lapangan. Selain itu, derasnya arus sungai dan medan yang licin turut menyulitkan proses pencarian.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Manokwari, Yefri Sabaruddin mengatakan, operasi pencarian akan kembali dilanjutkan pada Rabu (22/7/2026) mulai pukul 08.00 WIT. Sebelum pencarian dimulai, seluruh unsur SAR akan melakukan evaluasi terhadap hasil operasi selama empat hari terakhir guna menentukan strategi yang lebih efektif.
“Evaluasi akan dilakukan untuk menyesuaikan pola pencarian berdasarkan kondisi di lapangan sehingga diharapkan dapat meningkatkan efektivitas operasi,” ujarnya.
Tim SAR Gabungan juga terus berkoordinasi dengan keluarga korban dan seluruh unsur yang terlibat agar proses pencarian berjalan aman, terarah, dan sesuai prosedur.
Diketahui, Yanto Idorway dilaporkan hanyut setelah terjatuh dan terseret arus sungai di kawasan Air Terjun Memti pada Sabtu (18/7/2026). Sejak menerima laporan kejadian, Kantor SAR Manokwari bersama unsur terkait terus mengerahkan personel dan peralatan terbaik untuk melakukan pencarian.
Hingga berita ini diturunkan, operasi SAR masih terus berlangsung dengan harapan korban segera ditemukan. Tim SAR Gabungan juga mengimbau masyarakat yang beraktivitas di kawasan wisata air, terutama di wilayah pegunungan, agar selalu mengutamakan keselamatan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi arus sungai yang dapat berubah sewaktu-waktu.
(Rls, Dhy)
