FAKFAK, PinFunPapua.com – Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (Stikip) Nuuwar Fakfak, Papua Barat, menyelenggarakan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2025/2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari proses pembinaan awal guna membentuk karakter mahasiswa baru agar siap menempuh dunia akademik dengan nilai-nilai kebangsaan yang kuat.
Di bawah naungan Yayasan Fakfak Peduli Pendidikan Bangsa, PKKMB kali ini tidak hanya menghadirkan pengenalan lingkungan kampus, tetapi juga menyuguhkan materi strategis terkait Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara. Materi tersebut disampaikan langsung oleh Lettu Inf Wahyu Setiawan, perwira dari Korem 182/Jazira Onim, yang hadir sebagai narasumber utama.
Dalam pemaparannya, Lettu Wahyu mengajak seluruh mahasiswa baru untuk menumbuhkan semangat nasionalisme serta memperkuat pemahaman terhadap nilai-nilai kebhinekaan, toleransi, dan pentingnya menjunjung tinggi Pancasila sebagai ideologi bangsa.
“Mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa harus memiliki kepedulian dan tanggung jawab terhadap masa depan Indonesia. Memahami Pancasila dan menjaga persatuan dalam keberagaman adalah kunci menjaga eksistensi bangsa,” ujar Lettu Wahyu di hadapan para peserta PKKMB.
Ia menegaskan bahwa cinta terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tidak boleh hanya menjadi slogan, tetapi harus tertanam dalam tindakan nyata dan menjadi bagian dari identitas setiap warga negara, khususnya mahasiswa yang kelak akan menjadi pemimpin masa depan.
Lebih lanjut, Lettu Wahyu menjelaskan bahwa penyampaian materi wawasan kebangsaan ini merupakan bagian dari program kerja bidang Teritorial Korem 182/JO, yang bertujuan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, termasuk di sektor pendidikan tinggi.
“Jika warga negara aktif, peduli, dan berkontribusi terhadap kemajuan bangsanya, maka negara itu akan tetap kuat. Tapi jika acuh dan tidak peduli, keberlangsungan hidup bangsa akan terancam,” tegasnya.
Kegiatan PKKMB 2025 Stikip Nuuwar Fakfak ini menjadi momentum penting untuk membentuk karakter mahasiswa tidak hanya unggul dalam aspek akademik, tetapi juga berintegritas dan memiliki pemahaman yang kokoh tentang jati diri bangsa. Nilai-nilai bela negara, toleransi, dan tanggung jawab sosial menjadi bagian dari pondasi awal yang dibangun sejak dini dalam dunia kampus.
Pihak kampus berharap, melalui kegiatan seperti ini, mahasiswa baru Stikip Nuuwar Fakfak dapat tumbuh menjadi insan yang cerdas, berkarakter, dan siap menjawab tantangan masa depan bangsa dengan semangat nasionalisme yang tinggi. (Risman)
