MANOKWARI, PinFunPapua.com – Ikatan Mahasiswa Yalimo (IMYAL) Kota Studi Manokwari, Papua Barat, pada Jumat (21/11/2025) mengamankan seorang pengawas lapangan berinisial Y yang terlibat dalam pembangunan asrama mahasiswa baru. Tindakan ini dilakukan karena fasilitas asrama yang telah diresmikan belum juga diselesaikan.
Asrama mahasiswa Yalimo tersebut sebelumnya telah diresmikan pada 22 November 2025. Namun hingga satu bulan pasca peresmian, sejumlah fasilitas yang tercantum dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB) belum juga rampung. Kondisi ini sempat disinggung oleh Bupati Yalimo, Dr. Nahor Nekwek, yang dalam sambutannya mengungkapkan rasa kecewa karena masih adanya fasilitas yang belum lengkap.
Pada kesempatan itu, mahasiswa telah meminta agar fasilitas segera diselesaikan. Bupati kemudian menegaskan bahwa kontraktor dan para pekerja akan menuntaskan pekerjaan setelah peresmian. Namun hingga tiga minggu berselang, tidak ada perkembangan berarti di lapangan.
Pengurus IMYAL sebelumnya telah melayangkan dua surat panggilan kepada pengawas lapangan melalui organisasi. Namun kedua panggilan tersebut tidak direspons, sehingga mahasiswa akhirnya mengambil tindakan dengan mengamankan pengawas tersebut pada Jumat pagi. Saat ini, yang bersangkutan telah diserahkan dan diamankan di Polsek Amban.
Ketua IMYAL, Beny Itlay, menjelaskan bahwa langkah ini diambil karena pihak kontraktor dan pengawas tidak menunjukkan itikad baik untuk menuntaskan pekerjaan.
“Kami sudah lakukan surat panggilan selama dua minggu, tetapi diabaikan. Mau tidak mau kami harus menangkap agar ada pertanggungjawaban. Sampai sekarang kami belum bisa menempati asrama yang sudah diresmikan,” ujar Beny.
Sikap resmi mahasiswa Yalimo adalah sebagai berikut:
1. Kontraktor/konsultan diminta segera melakukan pengecekan ulang seluruh fasilitas dan memerintahkan para pekerja untuk menyelesaikan pekerjaan dalam waktu dekat.
2. Kepala Dinas Pendidikan diminta memberikan teguran resmi kepada kontraktor dan jajarannya.
3. Pengawas lapangan diminta tetap diamankan sebagai jaminan hingga seluruh pekerjaan fasilitas asrama diselesaikan.(Risman Bauw)
