Anggota DPR Provinsi Papua Barat, Amin Ngabalin, Mengelar Reses Ke-I Tahun 2026 di kabupaten Fakfak.(Foto: R.B).
FAKFAK,PinFunPapua.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Barat dari Fraksi Partai Golkar, Amin Ngabalin, melaksanakan reses ke-I Tahun 2026 di Kabupaten Fakfak pada 12–18 Februari 2026. Kegiatan ini difokuskan untuk menyerap aspirasi masyarakat dari berbagai wilayah, sekaligus memperkuat komitmen pengembangan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Selain berdialog bersama masyarakat umum, Amin juga menggelar pertemuan khusus dengan pelaku UMKM binaan LSM LAMPU KITA di Kelurahan Danaweria, Distrik Fakfak Tengah. Dalam kesempatan itu, ia meninjau langsung berbagai produk olahan berbahan dasar pala, seperti sari buah pala, teh pala, sambal pala, kue pala, hingga kecap dan saus pala.
“Di hadapan saya ini ada beberapa produk UMKM, semuanya berbahan dasar buah pala. Ini potensi besar yang harus kita kembangkan sebagai salah satu produk unggulan Kabupaten Fakfak,” ujarnya, Senin (16/2/2026).
Menurut Amin, pengembangan UMKM harus dilakukan secara serius dan berkelanjutan sebagai bagian dari investasi kecil dan menengah yang mampu menunjang pertumbuhan ekonomi masyarakat Fakfak. Ia berharap adanya dukungan sungguh-sungguh dari Pemerintah Kabupaten Fakfak maupun Pemerintah Provinsi Papua Barat agar pengembangan UMKM bisa lebih intens dan terarah.
Ia juga mengungkapkan, bahwa pada 2025 lalu telah digelar pameran dan bazar UMKM NAIK KELAS dalam rangka memperingati HUT Kota Fakfak. Amin mengusulkan agar di tahun 2026 ini, agar dapat dilaksanakan kegiatan serupa dengan skala yang lebih besar, yang melibatkan lebih banyak pelaku UMKM.

“Mudah-mudahan kita bisa menggelar Pameran dan Bazar UMKM tingkat Provinsi Papua Barat, yang pelaksanaannya untuk pertama kali akan dilaksanakan di Kabupaten Fakfak. Saya akan komunikasikan dengan Bapak Gubernur dan OPD terkait di Provinsi dan juga akan berkoordinasi dengan LSM LAMPU KITA dan berupaya menghadirkan Menteri UMKM Republik Indonesia,” jelasnya.
Amin meminta doa dan dukungan seluruh masyarakat, khususnya para pelaku UMKM, agar cita-cita pengembangan ekonomi kerakyatan di Fakfak dapat terwujud.
Ia menegaskan bahwa reses bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar berpihak kepada rakyat.
“Reses bukan sekadar agenda rutin, tetapi kesempatan untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat agar kebijakan yang lahir benar-benar berpihak,” tegasnya.
Aspirasi yang dihimpun dalam reses kali ini antara lain pembangunan rumah produksi UMKM, bantuan modal usaha, serta perluasan akses pemasaran.
Seluruh aspirasi tersebut, lanjut Amin, akan dirumuskan dalam Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPR Papua Barat sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah.

Ia juga menyampaikan bahwa tahun lalu dirinya telah melaksanakan reses di LSM LAMPU KITA , Distrik Fakfak Tengah. Pada kunjungan kali ini, ia kembali untuk menyampaikan capaian dari hasil reses sebelumnya, termasuk kendala yang dihadapi serta solusi yang ditempuh.
“Saya tidak bisa berjanji, tetapi saya akan berusaha semaksimal mungkin memperjuangkan aspirasi masyarakat,” tandasnya.
Amin menambahkan, pemerintah pusat maupun pemerintah daerah saat ini tengah gencar menjalankan program penguatan UMKM. Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat Fakfak untuk bersama-sama mendukung program tersebut agar dapat berjalan dengan baik dan sukses demi peningkatan kesejahteraan bersama.(Risman Bauw)
