MANOKWARI, PinFunPapua.com — Upaya meningkatkan minat baca di kalangan masyarakat terus dilakukan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Papua Barat melalui program sosialisasi budaya baca yang digelar di sejumlah wilayah.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kerja tahun 2026 yang menyasar sekolah tingkat menengah, perguruan tinggi, serta masyarakat umum. Salah satu lokasi pelaksanaan saat ini berada di Kampus STIH Manokwari, Kabupaten Manokwari.
Kepala Seksi Layanan, Otomasi dan Kerjasama Perpustakaan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Papua Barat, Zakarias Waroy, mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mendorong peningkatan minat baca yang dinilai mengalami penurunan di wilayah Papua Barat.
“Kami hadir langsung di tengah masyarakat dan kampus untuk memberikan sosialisasi serta layanan perpustakaan keliling sebagai upaya meningkatkan budaya baca,” ujarnya.
Ia menjelaskan, layanan perpustakaan keliling menyediakan beragam jenis buku yang disesuaikan dengan kebutuhan di setiap lokasi yang dikunjungi. Untuk lingkungan perguruan tinggi, buku-buku yang disiapkan lebih banyak berkaitan dengan referensi akademik.
“Bahan bacaan akan kami sesuaikan. Jika di kampus, maka kami siapkan buku-buku yang mendukung kebutuhan mahasiswa,” jelasnya.
Menurutnya, di tengah maraknya penggunaan media sosial dan akses e-book, keberadaan buku fisik tetap penting karena memiliki isi yang lebih lengkap dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Kami ingin mahasiswa lebih aktif membaca buku, karena buku cetak umumnya lebih lengkap dan kredibel,” tambahnya.
Program sosialisasi ini direncanakan menjangkau sekitar 30 lokasi (lokus). Pelaksanaan ditargetkan berlangsung selama satu bulan, namun bisa selesai lebih cepat apabila seluruh lokasi telah terpenuhi.
Pihak kampus juga mengimbau mahasiswa untuk berpartisipasi dalam kegiatan bertajuk “Sosialisasi Budaya Baca & Literasi di Lingkungan STIH Manokwari” yang dilaksanakan di Kampus Wosi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan budaya literasi di kalangan mahasiswa dan masyarakat semakin meningkat seiring dengan pemanfaatan fasilitas perpustakaan keliling yang disediakan pemerintah. (JN)
