MANOKWARI,PinFunPapua.com – Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Kabupaten Manokwari memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV yang akan digelar di Provinsi Papua Barat pada 18 hingga 28 Juni 2026.
Ketua Gapensi Kabupaten Manokwari, Yakob Yenu, mengatakan kepercayaan yang diberikan kepada Papua Barat sebagai tuan rumah Pesparawi Nasional merupakan sebuah kehormatan sekaligus momentum penting untuk menunjukkan wajah daerah yang aman, damai, dan penuh persaudaraan kepada seluruh masyarakat Indonesia.
Menurutnya, pelaksanaan kegiatan berskala nasional tersebut tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan panitia pelaksana, tetapi juga membutuhkan dukungan serta partisipasi seluruh elemen masyarakat agar pelaksanaan Pesparawi dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan sukses.
“Pesparawi Nasional XIV merupakan kebanggaan bagi masyarakat Papua Barat, khususnya Manokwari. Karena itu, sudah sepatutnya seluruh masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban serta menciptakan suasana yang nyaman bagi para peserta dan tamu yang akan datang dari berbagai provinsi di Indonesia,” kata Yakob Yenu, Sabtu (13/6/2026).
Ia mengatakan para peserta Pesparawi merupakan duta-duta gerejawi yang datang membawa pesan persaudaraan dan kedamaian. Oleh sebab itu, masyarakat diharapkan dapat menyambut kedatangan mereka dengan penuh sukacita, keramahtamahan, dan semangat persatuan.
Menurut Yakob, keramahan masyarakat Papua Barat selama ini telah menjadi ciri khas yang harus terus dipertahankan. Kehadiran ribuan peserta dan pendamping dari seluruh Indonesia menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk memperkenalkan budaya, adat istiadat, serta nilai-nilai toleransi yang hidup di Tanah Papua.
Selain itu, ia mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), termasuk tindak kriminal maupun berbagai aktivitas yang berpotensi menciptakan keresahan di tengah masyarakat.
“Kita ingin memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh peserta. Jangan sampai ada tindakan-tindakan yang dapat merusak citra daerah kita. Mari kita tunjukkan bahwa masyarakat Papua Barat adalah masyarakat yang cinta damai dan menjunjung tinggi persaudaraan,” ujarnya.
Yakob menegaskan bahwa keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat TNI dan Polri, melainkan menjadi tanggung jawab bersama seluruh masyarakat. Karena itu, semua pihak diharapkan dapat menjaga persatuan dan saling menghormati agar pelaksanaan Pesparawi Nasional XIV berjalan lancar hingga selesai.
Ia juga mengajak para pelaku usaha, organisasi masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, pemuda, dan seluruh komponen masyarakat untuk turut mengambil bagian dalam menyukseskan pesta paduan suara gerejawi tingkat nasional tersebut.
“Pesparawi Nasional ini harus kita hormati bersama. Keamanan dan ketertiban menjadi tanggung jawab kita semua. Mari kita sambut para peserta dan tamu sebagai saudara dengan penuh damai dan sukacita, sehingga mereka membawa kesan baik tentang Manokwari dan Papua Barat ketika kembali ke daerah masing-masing,” katanya.
Yakob menambahkan, pelaksanaan Pesparawi Nasional XIV tidak hanya menjadi ajang pembinaan seni paduan suara gerejawi, tetapi juga diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat. Kehadiran ribuan peserta dan tamu diperkirakan akan meningkatkan aktivitas sektor perhotelan, transportasi, kuliner, serta usaha mikro kecil dan menengah di Kabupaten Manokwari.
“Ini momentum yang baik bagi daerah. Selain mempererat persaudaraan antarumat, Pesparawi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Karena itu, mari kita sukseskan bersama demi nama baik Papua Barat di tingkat nasional,” ucapnya.
(Penulis: Dhy)
