MANOKWARI,PinFunPapua.com – Hitungan hari menuju pelaksanaan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, sebagai tuan rumah terus mematangkan berbagai persiapan untuk menyambut ribuan peserta dan official dari 38 provinsi di Indonesia.
Kedatangan para kontingen dijadwalkan berlangsung secara bertahap pada 15 hingga 17 Juni 2026. Momen tersebut menjadi awal perhelatan akbar umat Kristiani yang tidak hanya menjadi ajang perlombaan paduan suara gerejawi, tetapi juga wadah mempererat persaudaraan dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan.
Ketua PRIMA Dewan Masjid Indonesia (DMI) Papua Barat, Fajrin, mengatakan masyarakat Manokwari harus menyambut para peserta dengan penuh keramahan dan semangat persaudaraan. Menurutnya, Pesparawi Nasional merupakan momentum penting bagi Papua Barat untuk menunjukkan wajah daerah yang aman, damai, dan penuh toleransi.
“Manokwari sebagai tuan rumah siap menyambut seluruh delegasi dengan pelayanan terbaik. Kedatangan peserta pada 15 sampai 17 Juni menjadi momentum besar bagi kita semua. Pesparawi bukan sekadar kompetisi, tetapi ruang untuk memuliakan Tuhan dan mempererat persaudaraan umat Kristen dari seluruh Indonesia,” kata Fajrin, Sabtu (13/6/2026).
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi menyukseskan kegiatan nasional tersebut. Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan Pesparawi bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan panitia, melainkan membutuhkan dukungan seluruh komponen masyarakat.
“Mari bersama-sama memberikan dampak positif selama Pesparawi berlangsung. Kita jaga Manokwari sebagai rumah bersama dan mendukung Kodam XVIII/Kasuari, Polda Papua Barat, serta Polresta Manokwari dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, damai, dan lancar,” ujarnya.
Fajrin berharap para peserta dan tamu dari 38 provinsi yang datang ke Papua Barat dapat membawa kesan baik ketika kembali ke daerah masing-masing.
“Harapan kita, mereka pulang dengan membawa cerita bahwa Manokwari adalah daerah yang sejuk, aman, ramah, dan penuh berkat. Kesan baik itu akan menjadi promosi terbaik bagi Papua Barat di tingkat nasional,” katanya.
Pemerintah Matangkan Persiapan Akhir
Pemerintah Provinsi Papua Barat bersama panitia daerah terus melakukan berbagai persiapan menjelang pembukaan resmi Pesparawi Nasional XIV. Gubernur Papua Barat telah menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk terlibat aktif dalam mendukung pelayanan bagi seluruh delegasi yang akan datang dari berbagai daerah.
Instruksi tersebut ditegaskan dalam rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Gubernur Papua Barat bersama Sekretaris Daerah Provinsi Papua Barat dan jajaran panitia di Manokwari. Pemerintah bersama Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Papua Barat terus melakukan finalisasi sejumlah kebutuhan teknis penyelenggaraan.
Beberapa aspek yang menjadi perhatian utama antara lain kesiapan venue lomba, akomodasi bagi peserta dan official, transportasi, serta sistem pelayanan bagi para tamu yang akan tiba melalui Bandara Rendani Manokwari.
Panitia daerah juga menyiapkan posko kedatangan untuk mempermudah proses penjemputan dan distribusi kontingen menuju hotel, homestay maupun lokasi penginapan yang telah disediakan. Selain itu, keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), kuliner lokal, serta pelaku seni budaya diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat.
Pesparawi Nasional XIV dijadwalkan berlangsung pada 18 hingga 28 Juni 2026 di Papua Barat. Selain menjadi perayaan iman bagi umat Kristen Indonesia, ajang tersebut diharapkan mampu memperkuat persatuan bangsa, meningkatkan kunjungan wisata, serta mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Papua Barat.
Dengan semangat kebersamaan dan toleransi yang selama ini terjaga, Manokwari kini bersiap menjadi rumah bagi ribuan peserta dari seluruh penjuru Indonesia, sekaligus memperkenalkan Papua Barat sebagai daerah yang damai, ramah, dan terbuka bagi semua.
(Penulis: Dhy).
