FAKFAK,PinFunPapua.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten Fakfak dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kembali dibuktikan melalui aksi nyata. Berkolaborasi dengan Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung, Pemkab Fakfak menggelar Bakti Sosial Pelayanan Kesehatan Mata berupa operasi katarak, pterigium, serta pemeriksaan berbagai penyakit mata secara gratis bagi masyarakat.
Program kemanusiaan yang diinisiasi langsung oleh Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, S.Sos., M.AP., bersama Wakil Bupati, Drs. Donatus Nimbtikendik, M.T., menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan kesehatan spesialistik yang lebih dekat, cepat, dan mudah dijangkau masyarakat.
Antusiasme warga terlihat sejak hari pertama pelaksanaan. Ratusan masyarakat memadati RSUD Fakfak untuk mengikuti pemeriksaan maupun tindakan operasi. Demi memastikan seluruh pelayanan berjalan optimal, Direktur RSUD Fakfak yang baru, Farid Fauzan Mahubessy, S.Kep., M.A.R.S., turun langsung memantau jalannya kegiatan, mulai dari ruang pelayanan di lantai satu dan lantai dua hingga area tenda yang disiapkan sebagai tempat tunggu bagi masyarakat.
Farid menjelaskan bahwa bakti sosial tersebut dilaksanakan melalui dua tahapan penting guna menjamin keamanan dan kesiapan medis setiap pasien.
“Tahapan pertama adalah pemeriksaan laboratorium atau pemeriksaan darah yang telah dilaksanakan pada 29 hingga 30 Juni 2026. Selanjutnya, pelayanan kesehatan mata dan tindakan operasi berlangsung selama tiga hari, mulai 1 hingga 3 Juli 2026,” jelas Farid saat ditemui di RSUD Fakfak, Kamis (2/7/2026).
Menurutnya, seluruh rangkaian pelayanan dipusatkan di Ruang Tunggu Gedung KRIS RSUD Fakfak dengan akses masuk melalui jalur UGD/NICU Baru. Pengaturan lokasi tersebut dilakukan agar pelayanan kepada masyarakat dapat berlangsung lebih tertib, nyaman, dan efisien.
Kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Fakfak dan RS Mata Cicendo Bandung ini diharapkan mampu menekan angka rujukan pasien ke luar daerah, sekaligus membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat untuk memperoleh layanan kesehatan mata berkualitas tanpa harus meninggalkan kampung halamannya.
Program ini tidak hanya menghadirkan pelayanan medis, tetapi juga menjadi bukti bahwa pemerintah terus berupaya menghadirkan kebijakan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Dengan penglihatan yang kembali pulih, masyarakat diharapkan dapat menjalani aktivitas, bekerja, dan menikmati kehidupan dengan kualitas yang lebih baik.
“Pelayanan kesehatan yang baik bukan sekadar mengobati penyakit, tetapi juga menghadirkan harapan, memulihkan semangat, dan membuka masa depan yang lebih cerah bagi setiap masyarakat.”
(Jurnalis : Risman Bauw).
