FAKFAK,PinFunPapua.com – Komitmen TNI Angkatan Darat dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat kembali diwujudkan melalui Program Karya Bakti Skala Besar Kodim 1803/Fakfak. Sebanyak 34 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) menjadi sasaran rehabilitasi di Kampung Sekru, Kabupaten Fakfak.
Untuk memastikan program tersebut berjalan sesuai target, Komandan Kodim (Dandim) 1803/Fakfak Letkol Inf Wahlin Rahman turun langsung meninjau progres pengerjaan rumah warga, Jumat (30/10/2026).
Berdasarkan hasil pemantauan, dari total 34 unit rumah yang menjadi sasaran rehabilitasi, sebanyak 15 unit telah rampung 100 persen. Sementara itu, 19 unit lainnya masih dalam tahap pengerjaan dengan progres rata-rata mencapai sekitar 90 persen.
Capaian tersebut menunjukkan perkembangan positif dalam pelaksanaan program rehabilitasi RTLH. Namun, Dandim menegaskan bahwa percepatan pekerjaan harus tetap memperhatikan kualitas bangunan agar hasilnya benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat penerima bantuan.
Dalam peninjauan tersebut, Dandim memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan sesuai rencana, sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga mutu dan ketelitian pengerjaan hingga seluruh sasaran selesai.
Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya diukur dari jumlah rumah yang selesai dibangun atau direhabilitasi, tetapi juga dari kualitas hasil pekerjaan yang nantinya akan ditempati masyarakat.
Rumah yang layak bukan sekadar bangunan fisik, melainkan kebutuhan dasar yang memberikan rasa aman, nyaman, serta mendukung kehidupan keluarga yang lebih baik.
Program Karya Bakti Skala Besar ini menjadi salah satu bentuk kepedulian TNI AD dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya membantu masyarakat yang masih membutuhkan hunian layak.
Kodim 1803/Fakfak berkomitmen mengawal penyelesaian seluruh 34 unit rumah tersebut agar dapat diselesaikan sesuai target dengan tetap mengutamakan kualitas pekerjaan.
Melalui program ini, kemanunggalan TNI dan rakyat tidak hanya diwujudkan melalui slogan, tetapi dibuktikan dengan kerja nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Pengabdian sejati bukan hanya tentang seberapa besar pekerjaan yang dilakukan, tetapi seberapa besar manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat. Sebab, rumah yang layak adalah awal dari kehidupan keluarga yang lebih aman, sehat, dan sejahtera.”
(Jurnalis : Risman Bauw).
