Direktur Rumah Sakit provinsi Papua Barat, dr Arnoldus Tiniap (FOTO : Redaksi)
MANOKWARI, PinFunPapua.com – Warga Provinsi Papua Barat tak perlu lagi melakukan perjalanan jauh ke luar daerah untuk mendapatkan layanan cuci darah (hemodialisa). Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Papua Barat dalam waktu dekat akan menghadirkan layanan tersebut untuk masyarakat.
Direktur RSUD Papua Barat, dr. Arnoldus Tiniap, mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini tengah berada pada tahap akhir persiapan pengoperasian unit hemodialisa. Salah satu tahap penting yang sedang berlangsung adalah proses visitasi dari Kementerian Kesehatan dan Perhimpunan Nefrologi Indonesia (Pernefri).
“Perkembangan terakhir, minggu depan akan ada visitasi dari Kementerian Kesehatan dan Pernefri. Kemarin kami baru saja menyelesaikan izin-izin limbah medis, dan kini tinggal mengunggah dokumen-dokumen tersebut ke dalam sistem. Tim kami sedang memprosesnya,” jelas dr. Arnoldus saat ditemui sejumlah wartawan, belum lama ini.
Ia menambahkan, apabila tidak dilakukan pada akhir Mei, maka visitasi akan dilaksanakan pada awal Juni. Setelah proses penilaian atau visitasi selesai, maka alat-alat hemodialisa dapat langsung dipasang.
“Setelah mereka menilai kesiapan seluruh sarana dan prasarana serta kelengkapan persyaratan, maka pihak penyedia akan segera memasang alat. Semua bahan yang dibutuhkan, termasuk reagen dan bahan pencuci darah, sudah kami pesan. Harapan kami, pada bulan Juni layanan ini sudah bisa beroperasi,” ujar dr. Arnoldus.
Layanan ini sebenarnya telah direncanakan sejak tahun 2023 melalui skema kerja sama operasional (KSO). Namun, pelaksanaannya tertunda karena beberapa persyaratan teknis yang belum terpenuhi.
“Kita sudah menunggu selama dua tahun. Tahun 2023 sebenarnya kita sudah buat KSO, namun karena ada persyaratan yang belum lengkap, layanan ini tertunda. Kini semuanya telah kami benahi dan siapkan,” tambahnya.
Dengan hadirnya layanan hemodialisis di RSUD Papua Barat, diharapkan pasien penyakit ginjal kronis di wilayah Papua Barat dapat memperoleh layanan kesehatan yang lebih dekat, efisien, dan berkualitas tanpa harus ke luar daerah. (red)
