MANOKWARI, PinFunPapua.com — Anggota Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB) asal Kabupaten Teluk Bintuni, Eduard Orocomna, mengapresiasi langkah progresif Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, yang menyatakan komitmennya untuk mendukung pembangunan infrastruktur Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Manokwari.
Menurut Eduard, dukungan tersebut merupakan bentuk penghormatan atas kontribusi nyata kampus tersebut dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) berkualitas, khususnya dari tujuh suku asli Teluk Bintuni.
“Ini langkah yang wajar dan sudah sepatutnya dilakukan. Kabupaten Teluk Bintuni memberi contoh baik bagi enam kabupaten lainnya di Papua Barat untuk turut serta dalam mendukung pengembangan STIH Manokwari,” kata Eduard di Manokwari, Sabtu (17/6/2025).
Eduard menegaskan bahwa STIH Manokwari merupakan salah satu lembaga pendidikan tinggi yang terbukti konsisten melahirkan sarjana-sarjana Papua Barat, terutama dari kalangan Orang Asli Papua (OAP).
Bahkan, ia menyebut bahwa sebagian besar mahasiswa STIH berasal dari keluarga ekonomi menengah ke bawah, yang sebagian besar mengandalkan beasiswa Otonomi Khusus (Otsus) untuk melanjutkan pendidikan.
“Hampir 80 persen mahasiswa STIH adalah OAP dari keluarga tidak mampu. Maka sudah semestinya dana Otsus dialokasikan untuk mendukung keberlanjutan kampus ini. STIH bukan hanya tempat kuliah, tetapi pusat pembentukan SDM unggul di Papua Barat,” tegasnya.
Eduard juga mendorong seluruh kepala daerah di Papua Barat untuk terlibat aktif dalam proses transformasi STIH menjadi institut, mengingat lembaga ini telah memberikan kontribusi nyata selama puluhan tahun dalam peningkatan kapasitas intelektual anak-anak Papua.
Ia menilai peran STIH sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah perlu diperkuat melalui kolaborasi lintas kabupaten, terutama dalam hal dukungan anggaran, peningkatan fasilitas, serta program beasiswa lokal.
“Dengan transformasi STIH ke arah institut, akan lebih banyak ruang pengembangan akademik yang dapat diakses masyarakat. Bupati dan Wakil Bupati Teluk Bintuni sudah memulai langkah ini. Saya percaya kepemimpinan mereka lima tahun ke depan akan konsisten mendorong sektor pendidikan,” ujar Eduard.
Lebih lanjut, Eduard berharap apa yang telah dimulai oleh Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni dapat menginspirasi kabupaten lain di Papua Barat untuk bersinergi dalam memperkuat lembaga-lembaga pendidikan lokal.
Menurutnya, investasi terhadap pendidikan tinggi adalah langkah strategis jangka panjang untuk mengurangi ketimpangan sosial dan membuka akses kemajuan bagi generasi muda Papua Barat.
“STIH Manokwari telah membuktikan komitmennya terhadap OAP. Kini saatnya kabupaten-kabupaten di Papua Barat ikut menopang perjuangan ini, demi Papua Barat yang lebih berdaya dan bermartabat,” pungkas Eduard. (red/rls)
