Kepala Distrik Kokas, Hamzah Almochdar, S.Sos., M.M., ( FOTO : Risman Bauw)
FAKFAK, PinFunPapua.com — Pemerintah Distrik Kokas menegaskan komitmennya dalam mendukung visi dan misi Pemerintah Kabupaten Fakfak dengan menjadikan sektor pendidikan dan kesehatan sebagai fokus utama pembangunan di wilayahnya. menyampaikan hal tersebut saat ditemui di ruang kerjanya pada Senin (21/7/2025).
“Sebagai perpanjangan tangan dari Pemerintah Kabupaten Fakfak, kami tetap konsisten menjalankan prioritas pembangunan, terutama pada sektor pendidikan dan kesehatan. Kedua sektor ini adalah fondasi utama untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujar Hamzah.
Meski demikian, ia tidak menampik adanya tantangan di lapangan, terutama rendahnya partisipasi masyarakat dalam mendukung program-program pembangunan. Kondisi ini, menurutnya, lebih banyak terjadi di lingkungan masyarakat adat yang masih memerlukan pendekatan kultural dan persuasif.
Perkuat Komunikasi Lewat “Wewowo”
Untuk mengatasi hambatan tersebut, Hamzah mengusulkan pendekatan berbasis kearifan lokal melalui forum musyawarah bersama yang dikenal dengan istilah wewowo. Forum ini diharapkan menjadi sarana penyatuan persepsi antara pemerintah dan masyarakat, sehingga seluruh proses pembangunan dapat berjalan dengan baik.
“Kita harus duduk bersama, menyatukan pandangan, dan membuka ruang komunikasi yang sehat agar pembangunan di Distrik Kokas tidak tersendat. Pendekatan budaya lokal seperti wewowo sangat relevan untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat adat,” jelasnya.
Hamzah menambahkan bahwa sinergi dengan berbagai elemen masyarakat sangat penting, termasuk masyarakat adat, tokoh agama, pemuda, perempuan, serta kepala kampung dari 14 kampung dan satu kelurahan yang ada di wilayah Distrik Kokas.
Ajak Warga “Menjemput Bola”
Sebagai bagian dari strategi jangka panjang, Kepala Distrik Kokas mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak bersikap pasif dalam pembangunan, tetapi aktif “menjemput bola” demi masa depan yang lebih baik.
“Saya berharap semua pihak mendukung saya dan seluruh jajaran dalam menjemput bola. Hanya dengan semangat kolektif dan kerja sama yang erat, kita bisa mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan di Distrik Kokas,” tegasnya.
Hamzah juga menyampaikan harapannya agar program-program pemerintah daerah dapat dijalankan secara inklusif dan partisipatif, dengan tetap memperhatikan nilai-nilai lokal dan kebutuhan masyarakat akar rumput.
Melalui pendekatan berbasis dialog dan kolaborasi, Distrik Kokas menargetkan percepatan pembangunan infrastruktur pendidikan dan fasilitas kesehatan di seluruh wilayah, khususnya kampung-kampung terpencil yang selama ini belum tersentuh secara optimal oleh program pemerintah.
Dengan komitmen ini, Distrik Kokas diharapkan menjadi model pembangunan berbasis partisipasi masyarakat adat yang tidak hanya mengedepankan hasil fisik, tetapi juga transformasi sosial dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. (Risman)
