FAKFAK, PinFunPapua.com — Pemerintah Kabupaten Fakfak resmi memulai pelatihan intensif bagi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2025. Kegiatan ini ditandai dengan apel pembukaan yang dipimpin oleh Wakil Bupati Fakfak, Drs. Donatus Nimbitkendik, M.T., di Stadion 16 November Fakfak, Senin (21/7/2025).
Sebanyak 70 peserta utama dan 10 peserta cadangan akan menjalani pembinaan fisik dan mental selama 28 hari, sebagai persiapan menghadapi Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus mendatang. Para calon paskibraka berasal dari berbagai SMA dan SMK di Kabupaten Fakfak yang telah melewati proses seleksi ketat.
Dalam arahannya, Wakil Bupati Fakfak menyampaikan bahwa tugas sebagai anggota Paskibraka merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar yang harus dilaksanakan dengan semangat nasionalisme, kedisiplinan, dan dedikasi tinggi.
“Kalian adalah generasi penerus bangsa yang memiliki tanggung jawab besar menjaga dan meneruskan nilai-nilai patriotisme. Jadilah contoh dalam kedisiplinan, kekompakan, dan semangat nasionalisme,” tegas Donatus di hadapan para peserta.
Paskibraka sebagai Duta Ideologi Bangsa
Senada dengan arahan Wakil Bupati, Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Fakfak, Muhamad Taufiq, S.IP., M.Si., menyampaikan bahwa pelatihan Paskibraka bukan hanya berfokus pada baris-berbaris dan keterampilan teknis lainnya, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter dan penguatan nilai-nilai kebangsaan.
“Paskibraka adalah duta ideologi bangsa. Penting bagi mereka untuk memahami nilai-nilai kebangsaan dan semangat Bhinneka Tunggal Ika,” ujar Taufiq.
Pelatihan yang berlangsung setiap hari dari pukul 07.00 hingga 18.00 WIT ini mencakup materi baris-berbaris (PBB), senam aerobik, dan simulasi formasi lapangan. Selain itu, peserta juga mendapatkan pembekalan wawasan kebangsaan secara berkala melalui metode ringan dan interaktif, termasuk saat jeda makan atau waktu istirahat.
“Kami kemas materi seperti Pancasila, UUD 1945, dan sejarah perjuangan bangsa agar mudah dipahami tanpa tekanan,” jelas Taufiq.
Latihan Terstruktur dan Seimbang
Untuk memastikan keberhasilan pelatihan, Kesbangpol Fakfak bekerja sama dengan pelatih profesional dari unsur TNI dan panitia teknis. Langkah ini bertujuan untuk menjaga keseimbangan antara ketahanan fisik dan kekuatan mental para peserta. Taufiq menuturkan bahwa tahun ini dilakukan pra-latihan sebagai bentuk adaptasi awal bagi para peserta, mengingat pada tahun-tahun sebelumnya banyak peserta yang mengalami kelelahan di minggu pertama.
“Kami ingin peserta tidak hanya tampil gagah saat upacara, tapi juga memiliki keteguhan jiwa dan semangat nasionalisme yang kuat,” tambahnya.
Semangat nasionalisme, kekompakan, dan kedisiplinan menjadi nilai utama yang ditanamkan dalam seluruh rangkaian pelatihan. Diharapkan, para calon Paskibraka Fakfak 2025 dapat menjadi representasi terbaik dari generasi muda yang kuat secara fisik, berprinsip teguh, serta mencintai tanah air dengan sepenuh hati. (Risman)
