FAKFAK, PinFunPapua.com – Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, kembali menekankan pentingnya disiplin kerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Fakfak. Dalam apel kerja terbaru, ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung penuh pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XI tingkat Kabupaten Fakfak yang akan digelar pada 1–4 Oktober 2025 di Distrik Fakfak Timur Tengah.
Disiplin ASN Jadi Perhatian Serius
Dalam arahannya, Bupati mengungkapkan keprihatinannya atas masih adanya pegawai yang tidak menaati jam kerja. Untuk itu, ia menegaskan akan memperketat sistem absensi apel pagi dan mewajibkan setiap organisasi perangkat daerah (OPD) untuk menyerahkan laporan kehadiran bulanan secara langsung.
“Saya sudah instruksikan agar absensi apel pagi wajib diterapkan. Laporan absensi harus sampai ke saya setiap bulan agar kita bisa menilai siapa yang disiplin dan siapa yang tidak,” tegasnya.
Selain absensi, Bupati juga menyoroti pentingnya kehadiran ASN dalam sidang dan kegiatan pemerintahan sebagai bagian dari tanggung jawab pelayanan publik.
Percepatan Program dan Persiapan APBD 2026
Bupati Samaun juga mendorong percepatan realisasi fisik dan keuangan dalam anggaran berjalan. Ia menekankan agar seluruh unit kerja fokus menyelesaikan program tepat waktu, terutama menjelang pembahasan APBD 2026.
“Persiapan APBD tahun depan harus dilakukan sejak sekarang agar tidak menimbulkan hambatan. Kita harus bekerja proaktif,” ujarnya.

Pengangkatan PPPK Disesuaikan Kemampuan Keuangan Daerah
Terkait status tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Bupati menjelaskan bahwa proses seleksi telah difasilitasi pemerintah daerah. Namun, ia menekankan bahwa pengangkatan ASN maupun PPPK tetap bergantung pada kapasitas fiskal.
“Jumlah tenaga yang ada sekitar 900 orang. Kita prioritaskan yang sudah terdata, tapi tetap melihat kemampuan keuangan daerah,” jelas Bupati.
Seruan Dukung MTQ XI di Fakfak Timur Tengah
Dalam kesempatan yang sama, Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung suksesnya pelaksanaan MTQ ke-XI tingkat Kabupaten Fakfak. Ia berharap MTQ kali ini menjadi wadah pencarian qari dan qariah terbaik yang bisa mengharumkan nama Fakfak di level provinsi hingga nasional.
“MTQ bukan sekadar ajang lomba, tapi juga momentum memperkuat nilai-nilai religius, membangun semangat kebersamaan, dan mencetak generasi Qur’ani yang unggul,” ungkapnya.
Menuju Fakfak yang Tertib dan Religius
Dengan dua agenda besar ini peningkatan disiplin ASN dan suksesnya MTQ XI—Bupati Samaun Dahlan berharap Kabupaten Fakfak ke depan menjadi daerah yang semakin maju, tertib, dan religius, dengan ASN sebagai garda depan pelayanan publik dan masyarakat sebagai mitra aktif pembangunan. (Risman Bauw)
