JAYAWIJAYA,PinFunPapua.com — Kampung Apnae Kosili di Distrik Silokarno Doga, Kabupaten Jayawijaya, kini mengusung semangat baru dalam pembangunan melalui penerapan filosofi “3W”: Wene (Perencanaan), Wen (Pelaksanaan), dan Wam (Hasil). Filosofi ini lahir dari hasil Musyawarah Kampung (Muskamp) 2025 dan dilaksanakan dalam kegiatan pembangunan pada 2–7 Oktober 2025.
Langkah ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap visi Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan dan Pemerintah Kabupaten Jayawijaya yang menekankan pembangunan dari bawah berbasis nilai-nilai budaya lokal.
“Filosofi 3W bukan sekadar slogan, tapi menjadi cara hidup baru masyarakat dalam membangun kampung,” ujar Plt. Kepala Kampung, Kornelius Wandikbo, saat memimpin kegiatan gotong royong, Senin (13/10/2025).
Wene: Perencanaan dari Rakyat untuk Rakyat
Tahap Wene diawali dengan penyusunan rencana prioritas oleh warga dan pemerintah kampung. Fokus utama adalah pembersihan lahan dan pengembangan kebun kampung sebagai langkah awal menuju kemandirian pangan dan ekonomi keluarga.
Wen: Pelaksanaan dengan Semangat Gotong Royong
Pada tahap Wen, warga bergotong royong membersihkan semak belukar, menata batas kebun, dan menyiapkan lahan tanam. Proses ini melibatkan seluruh lapisan masyarakat, baik laki-laki maupun perempuan, yang bekerja bersama di bawah kepemimpinan Kornelius Wandikbo.
Wam: Hasil yang Nyata dan Berkelanjutan
Tahap Wam mulai membuahkan hasil. Lahan kebun kini siap ditanami, hasil panen dimanfaatkan untuk konsumsi keluarga, dijual sebagai sumber penghasilan, serta mendukung pemeliharaan ternak. Lebih dari itu, tumbuh kesadaran kolektif dan semangat kerja berkelanjutan di kalangan masyarakat.
“Kami ingin masyarakat belajar merencanakan dengan baik, bekerja sungguh-sungguh, dan menikmati hasil secara bersama. Ini bukan hanya pembangunan fisik, tapi juga pembangunan semangat dan kebersamaan,” tambah Kornelius.
Menuju Kampung Mandiri dan Sejahtera
Pemerintah Kampung Apnae Kosili berharap filosofi 3W bisa menjadi inspirasi bagi kampung-kampung lain di Kabupaten Jayawijaya untuk membangun dengan mengakar pada budaya lokal dan semangat gotong royong.
Dengan menghidupkan nilai-nilai warisan leluhur melalui filosofi “Wene, Wen, Wam”, Kampung Apnae Kosili kini menapaki jalan menuju kemandirian dan kesejahteraan yang berkelanjutan.(Rls/Ris)
