MANOKWARI, PinFunPapua.com – Wakil Gubernur Papua Barat, Mohammad Lakotani, secara resmi melantik kepengurusan wilayah Perhimpunan Remaja Masjid Dewan Masjid Indonesia (Prima DMI) Provinsi Papua Barat masa khidmat 2024–2028. Pelantikan tersebut berlangsung di Hotel Fujita Papua, Manokwari, pada Senin (15/12/2025).
Pelantikan ini dihadiri Wakil Gubernur Papua Barat Mohammad Lakotani, Ketua Prima DMI Papua Barat yang baru dilantik Fajrin Atta Maruapey, jajaran pengurus, tokoh masyarakat, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Papua Barat. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran generasi muda Muslim, khususnya remaja masjid, dalam pembangunan sosial dan keagamaan di Papua Barat.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Mohammad Lakotani menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga nilai-nilai keagamaan sekaligus memperkuat persatuan dan kerukunan di tengah keberagaman masyarakat Papua Barat. Menurutnya, remaja masjid merupakan aset bangsa yang harus dibina dan diberi ruang untuk berkontribusi secara aktif dalam kehidupan bermasyarakat.
“Pemuda, khususnya remaja masjid, memiliki potensi kepemimpinan yang besar. Karena itu, mereka harus diberi ruang untuk berkontribusi aktif dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan, serta menjadi teladan dalam menjaga kerukunan dan persatuan,” ujar Mohammad Lakotani.
Ia juga mengajak pengurus Prima DMI Papua Barat yang baru dilantik untuk membangun sinergi dengan pemerintah daerah serta seluruh elemen masyarakat. Lakotani menekankan pentingnya kolaborasi dalam menjaga stabilitas sosial dan keharmonisan antarumat beragama.
“Mari kita bergandengan tangan menjaga Papua Barat sebagai rumah bersama yang aman, damai, dan harmonis di tengah keberagaman,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Prima DMI Papua Barat, Atta Fajrin, dalam sambutannya menjelaskan bahwa Prima DMI (Remaja Masjid Indonesia) merupakan organisasi kepemudaan Muslim yang diresmikan pada 27 Mei 2016 di Jakarta dan saat ini telah terbentuk di 37 provinsi di Indonesia. Organisasi ini hadir sebagai wadah pembinaan remaja masjid dalam rangka mempersiapkan kader pemimpin Muslim muda serta memakmurkan masjid sebagai pusat peradaban Islam.
“Prima DMI hadir sebagai wadah pembinaan remaja masjid agar tumbuh menjadi generasi Qur’ani yang berakhlak, berilmu, dan beramal. Masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan dan pengembangan pemuda,” ujar Atta Fajrin.
Ia menegaskan komitmen Prima DMI Papua Barat untuk menjaga nilai-nilai agama, moral, dan etika, serta menolak segala bentuk paham radikal, fanatisme sempit, dan tindakan yang berpotensi memicu perpecahan di tengah masyarakat.
“Kami berkomitmen menjadikan masjid sebagai ruang yang mempersatukan umat dan memperkuat harmoni antarumat beragama di Papua Barat,” tegasnya.
Atta Fajrin juga menyampaikan bahwa Prima DMI telah terbentuk di sejumlah kabupaten di Papua Barat, antara lain Kabupaten Tambrauw, Teluk Bintuni, Fakfak, Kaimana, dan Manokwari. Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Papua Barat serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya pelantikan pengurus wilayah Prima DMI Papua Barat masa khidmat 2024–2028.
Dengan pelantikan ini, Prima DMI Papua Barat diharapkan mampu menjadi motor penggerak pembinaan generasi muda Muslim yang moderat, berwawasan kebangsaan, dan berperan aktif dalam menjaga persatuan serta kedamaian di Tanah Papua.
(JN)
