FAKFAK,PinFunPapua.com – Komandan Resor Militer (Danrem) 182/JO, Kolonel Inf Irwan Budiana, S.E., M.M., M.Han., bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) pada Upacara Pencanangan Rencana Contingency Plan Bencana (PRCPB) yang digelar di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Ma’ruf Amin, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Selasa (6/1/2026).
Upacara tersebut diikuti oleh Kasrem 182/JO, para Kepala Seksi (Kasi) Korem, para Dandim jajaran, perwira, prajurit, serta unsur instansi terkait. Kegiatan ini menjadi langkah strategis Korem 182/JO dalam meningkatkan kesiapsiagaan satuan sekaligus memperkuat sistem penanggulangan bencana yang terencana, terpadu, dan berkelanjutan di wilayah Papua Barat.
Dalam amanatnya, Danrem 182/JO menegaskan bahwa Papua Barat merupakan wilayah yang memiliki potensi kerawanan bencana cukup tinggi. Oleh karena itu, kesiapan sejak dini sangat diperlukan, baik dari aspek perencanaan, kesiapan personel, maupun dukungan sarana dan prasarana.
Menurutnya, PRCPB menjadi pedoman penting bagi seluruh unsur terkait agar mampu bertindak cepat, tepat, dan terkoordinasi ketika terjadi bencana. Dengan adanya rencana kontinjensi yang matang, diharapkan penanganan bencana dapat berjalan lebih efektif dan dampak yang ditimbulkan dapat diminimalisir.

“Pasukan TNI melalui Korem 182/JO akan berkolaborasi dengan instansi penanggulangan bencana seperti BNPB, BPBD, BMKG, Basarnas, PMI, serta Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Fakfak. PRCPB ini menegaskan komitmen kami untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam tugas pertahanan negara, tetapi juga dalam misi kemanusiaan untuk membantu masyarakat terdampak bencana,” tegas Danrem.
Lebih lanjut, Kolonel Inf Irwan Budiana menekankan pentingnya sinergi lintas sektor sebagai kunci utama keberhasilan penanggulangan bencana. Ia menilai penanganan bencana tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan harus melibatkan seluruh komponen terkait dengan komunikasi dan koordinasi yang solid, sehingga keselamatan masyarakat dapat menjadi prioritas utama.
Selain itu, Danrem juga mengingatkan seluruh prajurit agar senantiasa meningkatkan kemampuan, profesionalisme, serta kepekaan sosial. Kehadiran TNI diharapkan tidak hanya dirasakan dalam konteks keamanan, tetapi juga sebagai kekuatan yang mampu memberikan bantuan nyata dan solusi cepat dalam situasi darurat.
Upacara Pencanangan PRCPB ini diharapkan menjadi tonggak awal dalam membangun sistem kesiapsiagaan bencana yang tangguh di wilayah Korem 182/JO, sekaligus sebagai wujud nyata peran TNI Angkatan Darat dalam mendukung tugas kemanusiaan dan melindungi segenap bangsa Indonesia.(Risman Bauw)
