PEGUNUNGAN ARFAK,PinFunPapua.com – Program pipanisasi dan pembangunan bak air TNI Angkatan Darat melalui inisiatif “TNI AD Manunggal Air” yang digagas oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak terus menyentuh wilayah pedalaman dan terpencil, termasuk Kampung Membey, Distrik Membey, Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat.
Program ini bertujuan mengatasi krisis air bersih yang selama ini dialami masyarakat dengan mengalirkan air dari sumber mata air pegunungan ke permukiman warga melalui jaringan pipa, serta membangun bak penampungan air bersih. Selain memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, program ini juga menjadi sarana mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Kampung Membey merupakan salah satu wilayah terpencil yang berada di lembah Pegunungan Arfak. Selama ini, warga setempat hanya mengandalkan air hujan dan mata air pegunungan secara sederhana untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Menindaklanjuti arahan pimpinan TNI AD, Komandan Kodim 1812/Pegunungan Arfak (Pegaf), Letkol Inf Mohammad Isnaini, melaksanakan program TNI AD Manunggal Air dengan membangun pipanisasi dari sumber mata air pegunungan serta mendirikan bak penampungan air bersih bagi masyarakat Kampung Membey.
Komandan Korem 182/Jazira Onim, Kolonel Inf Irwan Budiana, S.E., M.M., M.Han., berkesempatan meninjau langsung pelaksanaan program tersebut. Dalam kunjungannya, Danrem mengapresiasi sinergitas Dandim 1812/Pegaf bersama Ketua Pemuda Distrik Membey, Jhon Ailey, serta Kepala Kampung sekaligus Kepala Suku Distrik Membey, Bak Endy Ailey, yang secara bersama-sama membangun bak penampungan air bersih dan jaringan pipanisasi dari mata air pegunungan menuju permukiman warga.
“Yang saya tinjau hari ini, terdapat lima titik bak penampungan air bersih. Satu bak sudah selesai dibangun, sementara pipanisasi telah terpasang sepanjang kurang lebih satu kilometer,” ungkap Danrem 182/JO.
Danrem juga menyampaikan terima kasih kepada tokoh pemuda dan kepala kampung/kepala suku atas kerja sama dan dukungan penuh terhadap program unggulan Kasad tersebut. Menurutnya, program TNI AD Manunggal Air sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan air bersih.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Pemuda dan Kepala Kampung Membey turut menyampaikan harapan agar di Kampung Membey dapat dibangun kantor Koramil. Permohonan tersebut disampaikan mengingat Kampung Membey berada di wilayah yang sangat terpencil, dengan jarak tempuh sekitar dua jam perjalanan menuju ibu kota kabupaten melalui akses jalan perintis pegunungan yang masih ekstrem.(Rls/Risman Bauw)
