MANOKWARI,PinFunPapua.com – Kasat Lantas Polresta Manokwari, AKP Maulidi Prawira Husin, menegaskan komitmennya untuk menindak tegas aksi balap liar yang kerap meresahkan masyarakat di Kabupaten Manokwari, Papua Barat.
Penegasan itu disampaikan menyusul banyaknya keluhan warga terkait maraknya balap liar yang hampir setiap malam akhir pekan terjadi di sejumlah ruas jalan, khususnya di kawasan AMD Wosi. Selain mengganggu kenyamanan warga, aksi tersebut juga dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.
“Setelah dipercaya sebagai Kasat Lantas Polresta Manokwari, saya akan fokus menertibkan balap liar yang marak terjadi di Manokwari. Kalau bisa, balap liar ini dihapuskan sama sekali,” kata Maulidi kepada wartawan, Jumat (3/7/2026).
Menurutnya, penanganan balap liar akan dilakukan melalui operasi terpadu dengan melibatkan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) dan Satuan Intelkam Polresta Manokwari. Langkah tersebut bertujuan untuk mengidentifikasi sekaligus menindak para pelaku balap liar yang selama ini meresahkan masyarakat.
Selain penindakan, Satlantas juga akan meningkatkan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya tertib berlalu lintas agar tercipta keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Manokwari.
“Kami akan berkoordinasi dengan Satreskrim dan Intelkam untuk menertibkan anak-anak maupun siapa saja yang melakukan balap liar,” ujarnya.
Maulidi menegaskan, penegakan hukum akan dilakukan tanpa pandang bulu. Apabila ditemukan anggota kepolisian yang terlibat dalam aksi balap liar, mereka juga akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku.
“Saya tidak akan tebang pilih. Kalau memang ada anggota yang terlibat, tetap akan kami tindak,” tegasnya.
Ia bahkan menilai anggota kepolisian seharusnya menjadi teladan bagi masyarakat. Karena itu, pelanggaran yang dilakukan oleh anggota akan mendapat perhatian lebih serius dibandingkan pelanggaran yang dilakukan masyarakat umum.
“Kita ingin bisa menertibkan masyarakat. Kalau anggota sendiri yang melanggar, tentu tingkat kesalahannya lebih berat karena mereka seharusnya memberikan contoh yang baik,” katanya.
Maulidi berharap upaya penertiban yang dilakukan dapat mengurangi bahkan menghilangkan praktik balap liar di Manokwari sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman tanpa terganggu suara bising maupun risiko kecelakaan akibat aksi tersebut
(Jurnalis Dhy).
