Kepala Kampung Otoweri, Daing Kutanggas., ( Foto/ dik : Risman Bauw).
FAKFAK,PinFunPapua.com – Harapan masyarakat Kampung Otoweri, Distrik Tomage, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, untuk memiliki akses jalan yang lebih layak mulai menemukan titik terang.
Kepala Kampung Otoweri, Daing Kutanggas, mengapresiasi dukungan Bupati dan Wakil Bupati Fakfak terhadap keberlanjutan pembangunan akses jalan penghubung dari Kampung Tomage, Salawir hingga Kampung Otoweri.
Menurut Daing, pembangunan akses tersebut sangat dibutuhkan masyarakat Otoweri karena menjadi salah satu urat nadi yang menghubungkan kampung dengan wilayah lainnya.
Hal tersebut disampaikan Daing saat bersama sejumlah kepala kampung mendampingi Kepala Distrik Tomage, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Papua Barat (PUPR PB), serta pihak kontraktor meninjau lokasi pekerjaan jalan, Jumat (21/8/2026).
Daing mengatakan, masyarakat Kampung Otoweri menyambut baik kelanjutan pembangunan jalan tersebut. Ia memastikan masyarakat siap mendukung program pemerintah yang dinilai memberikan manfaat langsung bagi warga.
“Kami masyarakat Otoweri siap mendukung seluruh program pemerintah, baik pemerintah pusat, pemerintah provinsi maupun pemerintah daerah,” ujarnya.
Menurutnya, pembangunan akses jalan tersebut telah lama dinantikan masyarakat. Karena itu, kelanjutan pekerjaan jalan menjadi kabar baik bagi warga yang selama ini menghadapi keterbatasan akses transportasi.
Ia mengatakan, dukungan masyarakat tidak hanya datang dari pemerintah kampung, tetapi juga tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh pemuda hingga seluruh masyarakat Otoweri.
“Masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh pemuda dan seluruh masyarakat Otoweri menyampaikan terima kasih dan salam kepada Bupati dan Wakil Bupati Fakfak yang sudah melanjutkan akses jalan ini. Jalan ini sangat dirindukan masyarakat Otoweri,” ungkap Daing.
Ia berharap pembangunan jalan tersebut tidak berhenti pada pembukaan akses semata, tetapi dapat dilanjutkan hingga benar-benar memberikan akses yang layak dan aman bagi masyarakat.
Menurutnya, tersedianya jalan yang baik akan membuka ruang bagi masyarakat untuk lebih mudah melakukan aktivitas sehari-hari, membawa hasil kebun, memperoleh kebutuhan pokok serta mengakses berbagai pelayanan pemerintah.
“Kami berharap pembangunan akses ini dapat terus dilanjutkan sampai tuntas sehingga benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat Otoweri,” harapnya.
Daing juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga infrastruktur yang telah dibangun pemerintah. Menurutnya, pembangunan jalan merupakan tanggung jawab bersama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Kami berharap masyarakat ikut menjaga apa yang sudah dibangun pemerintah. Ini bukan hanya milik pemerintah, tetapi milik kita bersama,” tuturnya.
Bagi masyarakat Otoweri, kelanjutan pembangunan Jalan Tomage-Salawir-Otoweri bukan sekadar proyek infrastruktur. Jalan tersebut menjadi harapan untuk membuka keterhubungan, memperlancar aktivitas warga dan mengurangi kesulitan yang selama ini dirasakan masyarakat akibat keterbatasan akses.
(Jurnalis : Risman Bauw).
