Bupati Samaun Dahlan Dorong Kemandirian Warga Lewat Program Bedah Rumah 100 Unit., (Foto: Risman Bauw).
FAKFAK,PinFunPapua.com – Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, S.Sos., M.AP., secara resmi membuka penyerahan bantuan Program Bantuan Stimulan Rumah Swadaya (BSRS) atau yang dikenal sebagai program bedah rumah/ALADIN bagi masyarakat Kabupaten Fakfak. Sebanyak 100 unit rumah menjadi sasaran bantuan dalam program tersebut, Selasa (27/10/2026).
Program ini menjadi salah satu bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Fakfak terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas hunian agar lebih layak, sehat, aman, dan nyaman untuk ditempati.
Dalam sambutannya, Bupati Samaun Dahlan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan program tersebut, terutama Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PUPR-P2KP) yang dinilai telah bekerja sama dan berkoordinasi sehingga bantuan perumahan dapat disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Menurutnya, rumah bukan sekadar bangunan untuk berlindung dari panas dan hujan, melainkan kebutuhan dasar yang memiliki peran penting dalam membangun kehidupan keluarga, membesarkan anak-anak, menanamkan nilai-nilai kehidupan, serta menciptakan rasa aman dan ketenteraman.
“Pemerintah Kabupaten Fakfak memandang bahwa upaya meningkatkan kualitas rumah masyarakat merupakan bagian penting dari pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Samaun.
Ia menegaskan, pembangunan daerah tidak boleh hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur fisik seperti jalan, gedung, dan fasilitas umum. Lebih dari itu, hasil pembangunan harus dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat, termasuk melalui peningkatan kualitas tempat tinggal.
“Melalui penyerahan bantuan sebanyak 100 unit ini, kita berharap semakin banyak keluarga di Kabupaten Fakfak yang dapat menempati rumah yang layak, sehat, aman, dan nyaman,” katanya.

Bupati menambahkan, program BSRS atau bedah rumah/ALADIN merupakan bentuk dukungan pemerintah bagi keluarga yang membutuhkan bantuan untuk memperbaiki kondisi tempat tinggalnya. Karena itu, pembangunan yang sesungguhnya harus mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan memberikan manfaat nyata bagi keluarga.
Pada kesempatan tersebut, Samaun Dahlan juga mengingatkan seluruh penerima bantuan agar memanfaatkan dana atau dukungan yang diberikan sesuai peruntukan dan ketentuan yang telah ditetapkan.
Ia meminta agar proses perbaikan rumah dilaksanakan secara bertanggung jawab dengan tetap memperhatikan kualitas bangunan, sehingga bantuan yang diterima benar-benar memberikan manfaat bagi seluruh anggota keluarga.
Selain itu, ia mendorong penerima bantuan untuk menghidupkan kembali semangat swadaya, kemandirian, kebersamaan, dan gotong royong dalam pelaksanaan pembangunan rumah.
Menurutnya, bantuan stimulan bukan semata-mata pemberian pemerintah, tetapi juga menjadi pendorong agar masyarakat berpartisipasi aktif dalam memperbaiki dan meningkatkan kualitas rumahnya secara bertahap sesuai kemampuan masing-masing.
“Bantuan ini bukan sekadar pemberian pemerintah, melainkan bentuk dukungan agar masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam membangun dan memperbaiki rumahnya sendiri,” tegasnya.
Ia berharap rumah yang nantinya diperbaiki dapat dijaga dan dirawat dengan baik, sehingga menjadi tempat yang nyaman bagi keluarga, tempat anak-anak tumbuh dan belajar, sekaligus menjadi fondasi untuk membangun masa depan yang lebih baik.
Mengakhiri sambutannya, Bupati Fakfak berharap pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Rumah Swadaya sebanyak 100 unit tersebut dapat berjalan lancar, tepat sasaran, serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat penerima bantuan di Kabupaten Fakfak.
Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Fakfak berharap peningkatan kesejahteraan masyarakat tidak hanya terlihat dari pembangunan fasilitas umum, tetapi juga dari semakin baiknya kualitas hunian keluarga yang membutuhkan.
(Jurnalis : Risman Bauw).
