FAKFAK,PinFunPapua.com – Mengantisipasi lonjakan penumpang menjelang perayaan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru), PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Persero Cabang Fakfak menyiagakan tujuh kapal untuk melayani kebutuhan transportasi laut masyarakat, khususnya area Fakfak, Papua Barat.
Selain menyiapkan armada, PELNI juga menghadirkan program diskon tiket kelas ekonomi sebesar 30 persen dari tarif dasar untuk periode keberangkatan 17 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027. Kebijakan ini diharapkan dapat membantu masyarakat merencanakan perjalanan dengan biaya lebih terjangkau selama libur akhir tahun.
Kepala PT PELNI Cabang Fakfak, Agus Zuldi Hermawan, mengatakan tujuh kapal tersebut terdiri atas empat kapal milik PT. PELNI (Persero) dan tiga kapal perintis yang akan mendukung pelayanan penumpang di wilayah Fakfak dan sekitarnya.
“Jadi total ada tujuh kapal yang standby, terdiri dari empat kapal utama dan tiga kapal perintis,” ujar Agus kepada media di Fakfak, Kamis (29/10/2026).
Empat kapal utama yang disiapkan meliputi KM Ciremai, KM Dorolonda, KM Tatamailau, dan KM Sangiang. Sementara tiga kapal perintis yang turut mendukung pelayanan adalah KM Sabuk Nusantara 42, KM Sabuk Nusantara 75, dan KM Sabuk Nusantara 96.
Kesiapan armada ini menjadi bagian dari upaya mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat yang hendak merayakan Natal bersama keluarga, melakukan perjalanan antardaerah, maupun kembali ke tempat aktivitas setelah libur Tahun Baru.
Agus menjelaskan, salah satu kapal yang diperbantukan adalah KM Ciremai, yang dijadwalkan melayani rute Fakfak–Sorong–Manokwari–Serui–Jayapura pada Sabtu, 21 November 2026.
Sementara itu, KM Dorolonda dijadwalkan beberapa kali singgah di Fakfak sepanjang Desember 2026 dengan tujuan pelayaran berbeda.
Pada 6 Desember 2026, KM Dorolonda dijadwalkan melayani rute dari Fakfak menuju Kaimana, Dobo, Tual, Banda, Ambon, dan pelabuhan selanjutnya.
Kapal tersebut kembali dijadwalkan singgah di Fakfak pada 11 Desember 2026 dengan rute menuju Sorong, Papua Barat Daya. Selanjutnya, pada 13 Desember 2026, KM Dorolonda dijadwalkan melayani rute Fakfak–Kaimana–Dobo–Tual dan daerah berikutnya.
Pada 15 Desember 2026, kapal yang sama dijadwalkan melayani pelayaran dari Fakfak menuju Kaimana, Dobo, Tual, Ambon, Baubau, Makassar, Surabaya, hingga Tanjung Priok, Jakarta.
Untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang, KM Sangiang juga diperbantukan. Kapal ini dijadwalkan singgah di Fakfak pada 15 Desember 2026 dengan rute menuju Sorong.
KM Sangiang selanjutnya dijadwalkan memasuki Fakfak pada 17 Desember 2026 untuk melayani rute Fakfak–Geser–Banda–Ambon–Namlea–Sanana–Bacan–Ternate–Jailolo–Bitung.
Adapun KM Tatamailau dijadwalkan singgah di Fakfak pada 23 Desember 2026 dengan rute Fakfak–Kaimana–Tual–Timika–Merauke.
PELNI mengimbau masyarakat untuk memeriksa kembali jadwal keberangkatan melalui kanal resmi sebelum melakukan perjalanan, mengingat jadwal kapal dapat berubah sesuai kondisi operasional dan cuaca.
Diskon 30 Persen, Kuota 414.630 Tiket.
Kabar baik bagi calon penumpang, PELNI menyediakan program diskon tiket ekonomi stimulus angkutan laut sebesar 30 persen dari tarif dasar untuk keberangkatan pada 17 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027.
Program tersebut mencakup kuota nasional sebanyak 414.630 tiket dan berlaku pada rute kapal PELNI sesuai ketentuan program. Pemesanan tiket dapat dilakukan mulai H-60 sebelum keberangkatan, sehingga masyarakat mempunyai kesempatan untuk merencanakan perjalanan lebih awal.
Calon penumpang diimbau memperhatikan ketentuan diskon, ketersediaan kuota, serta besaran tarif akhir saat melakukan pemesanan melalui saluran resmi PELNI.
Selain itu, PELNI mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan fitur check-in online melalui aplikasi PELNI Mobile. Fitur tersebut dapat membantu mempercepat proses keberangkatan dan mengurangi antrean di terminal pelabuhan.
Agus juga mengingatkan masyarakat agar mewaspadai praktik percaloan, termasuk penjualan tiket dengan harga di atas ketentuan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap praktik percaloan dan melaporkan kepada petugas apabila menemukan penjualan tiket dengan harga di atas harga yang seharusnya,” demikian imbauan pihak PELNI.
PELNI juga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap ketentuan perjalanan laut. Calon penumpang wajib membeli tiket menggunakan identitas diri yang sah serta membawa dokumen identitas sesuai persyaratan.
Penumpang diminta tidak membawa barang secara berlebihan demi kenyamanan bersama selama pelayaran. Selain itu, senjata tajam, senjata api, barang berbahaya, serta tumbuhan dan hewan yang dilindungi tidak boleh dibawa apabila termasuk barang yang dilarang berdasarkan ketentuan yang berlaku.
Seluruh penumpang juga diminta membaca dan mematuhi aturan yang tercantum dalam e-tiket serta mengikuti arahan petugas kapal dan pelabuhan.
Informasi jadwal pelayaran, termasuk jadwal keberangkatan pada Januari 2027, perlu diperiksa melalui aplikasi PELNI Mobile atau kanal resmi perusahaan. Penumpang sebaiknya memastikan kembali periode jadwal yang dimaksud sebelum berangkat.
Dengan kesiapan tujuh kapal, program diskon tiket, dan pemanfaatan layanan digital, PELNI berharap pelayanan transportasi laut selama Nataru dapat berjalan lancar dan tertib.
“Perjalanan yang aman dimulai dari persiapan yang matang. Tiket yang dibeli melalui jalur resmi, kepatuhan terhadap aturan, dan kepedulian terhadap keselamatan adalah kunci agar setiap perjalanan berakhir dengan kebahagiaan bersama keluarga.”
(Jurnalis : Risman Bauw).
