FAKFAK,PinFunPapua.com – Pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton atau objek pembangunan. Generasi muda harus tampil sebagai aktor utama yang berani menyampaikan gagasan, mengawal kebijakan, menawarkan solusi, dan mengambil bagian dalam menentukan masa depan daerah.
Penegasan tersebut disampaikan Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Fakfak, Ali Fuad, S.Sos., M.M., dalam sambutannya pada pembukaan Rapat Pimpinan Paripurna Daerah (Rapimpurda) KNPI Fakfak, Jumat (6/11/2026) Malam, di Aula RRI Fakfak.
Mengusung tema “Transformasi Pemuda Fakfak dari Objek Menjadi Aktor Pembangunan”, Rapimpurda ini menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi, menata organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP), sekaligus menentukan arah keterlibatan generasi muda dalam pembangunan Kabupaten Fakfak.
Di hadapan peserta dan undangan, Ali Fuad menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Fakfak serta seluruh elemen pemuda yang telah mendukung dan mengambil bagian dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Menurutnya, KNPI memiliki tanggung jawab besar dalam melanjutkan cita-cita bangsa serta mempersiapkan generasi penerus yang memiliki kapasitas, integritas, dan kepedulian terhadap pembangunan daerah.
Karena itu, KNPI tidak boleh hanya menjadi organisasi tempat berhimpun atau sekadar menjalankan agenda seremonial. Lebih dari itu, KNPI harus menjadi wadah pembentukan kepemimpinan, pengembangan potensi, perjuangan aspirasi, serta ruang aktualisasi gagasan pemuda.
Ali Fuad menegaskan, salah satu agenda penting Rapimpurda adalah memperkuat konsolidasi internal, termasuk penataan OKP, OKPI, dan seluruh unsur organisasi kepemudaan yang berada dalam ekosistem KNPI Kabupaten Fakfak.
Baginya, kekuatan organisasi kepemudaan tidak cukup diukur dari banyaknya anggota maupun susunan kepengurusan. Hal terpenting adalah sejauh mana organisasi mampu menghadirkan kontribusi nyata dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Selain konsolidasi, Rapimpurda juga memiliki agenda strategis dalam mempersiapkan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) KNPI Kabupaten Fakfak.
Ali Fuad menjelaskan, terdapat tiga substansi penting yang menjadi kewenangan forum tersebut.
Pertama, menetapkan rancangan materi Musda KNPI Kabupaten Fakfak. Kedua, menetapkan kepesertaan dalam Musda. Ketiga, menentukan waktu dan tempat pelaksanaan Musda.
Ketiga agenda tersebut harus dilaksanakan berdasarkan konstitusi organisasi, Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), serta peraturan organisasi yang berlaku.
Menurutnya, Musda bukan sekadar forum pergantian kepengurusan, tetapi juga menjadi ruang evaluasi, pertanggungjawaban, penyusunan arah kebijakan, dan penentuan kepemimpinan KNPI ke depan.
Oleh sebab itu, seluruh tahapan organisasi harus berjalan sesuai mekanisme, menjunjung tinggi demokrasi, serta mengedepankan kepentingan bersama di atas kepentingan kelompok maupun pribadi.
Di penghujung sambutannya, Ali Fuad berharap Rapimpurda KNPI Fakfak dapat berjalan lancar, demokratis, dan menghasilkan keputusan konstruktif bagi kemajuan organisasi serta generasi muda di Kabupaten Fakfak.
Ia berharap hasil forum tersebut tidak berhenti sebagai dokumen persidangan, tetapi benar-benar diwujudkan melalui kerja nyata yang dapat dirasakan masyarakat.
Tantangan pemuda Fakfak hari ini bukan hanya mempertahankan eksistensi organisasi, melainkan membuktikan bahwa kehadiran pemuda mampu memberikan perubahan dalam bidang sosial, ekonomi, pemerintahan, pendidikan, dan pembangunan daerah.
Transformasi dari objek menjadi aktor pembangunan membutuhkan organisasi yang solid, kader yang berkualitas, keberanian menyampaikan gagasan, serta komitmen untuk bekerja dan mengabdi.
Pada akhirnya, pemuda tidak cukup hanya berbicara tentang perubahan. Mereka harus berani menjadi bagian dari perubahan itu sendiri.
“Jangan hanya menjadi generasi yang mewarisi masa depan, tetapi jadilah generasi yang berani membangun dan menentukan masa depan. Sebab, masa depan daerah tidak hanya ditentukan oleh apa yang dilakukan hari ini, tetapi juga oleh keberanian pemudanya mengambil tanggung jawab.”
(Jurnalis : Risman Bauw).
