FAKFAK,PinFunPapua.com – Pemerintah Kabupaten Fakfak mendorong para lulusan Politeknik Negeri Fakfak (Polinef) agar tidak hanya berorientasi mencari pekerjaan setelah menyelesaikan pendidikan, tetapi mampu menciptakan peluang, mengembangkan inovasi, dan menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah.
Pesan tersebut disampaikan Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, S.Sos., M.AP., melalui Asisten III Setda Fakfak, Zulfiqar Weunan Bauw, S.E., M.M., saat menghadiri Sidang Senat Terbuka Luar Biasa dalam rangka Wisuda XII Politeknik Negeri Fakfak Tahun 2026, Sabtu (7/11/2026).
Dalam sambutan Bupati yang dibacakannya, Pemerintah Kabupaten Fakfak menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada 212 wisudawan dan wisudawati yang resmi dikukuhkan sebagai lulusan dari enam program studi Polinef.
Menurutnya, wisuda bukan sekadar seremoni akademik, melainkan momentum berharga bagi para lulusan, orang tua, keluarga, dosen, tenaga kependidikan, serta seluruh civitas akademika yang telah berjuang mengantarkan mahasiswa hingga menyelesaikan pendidikan tinggi.
“Atas nama Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Fakfak, saya menyampaikan selamat dan sukses kepada seluruh 212 wisudawan dan wisudawati yang hari ini secara resmi dikukuhkan sebagai lulusan Politeknik Negeri Fakfak,” demikian pesan Bupati melalui Zulfiqar.
Ia menegaskan, pendidikan merupakan salah satu pilar utama dalam mendorong kemajuan daerah. Menurutnya, pembangunan Kabupaten Fakfak tidak cukup hanya mengandalkan kekayaan sumber daya alam, tetapi harus ditopang oleh kualitas sumber daya manusia yang cerdas, terampil, berkarakter, kreatif, dan memiliki daya saing.
Dalam konteks tersebut, keberadaan Polinef dinilai memiliki peran strategis dalam menyiapkan tenaga kerja terampil, profesional, serta mampu menjawab kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.
Pemerintah daerah juga berharap Polinef terus mengambil bagian dalam pengembangan berbagai potensi unggulan Fakfak, mulai dari sektor pertanian, pariwisata, perikanan, kelautan, perkebunan, teknologi hingga pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Dengan demikian, kampus tidak hanya menjadi tempat memperoleh gelar akademik, tetapi juga harus berkembang menjadi pusat ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, dan solusi bagi berbagai persoalan pembangunan daerah.
Di hadapan para wisudawan, Bupati melalui Asisten III turut menyampaikan empat pesan penting sebagai bekal memasuki dunia kerja dan pengabdian kepada masyarakat.
Pertama, para lulusan diminta memiliki integritas dan karakter yang kuat. Ilmu pengetahuan serta keterampilan harus berjalan seiring dengan kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, etika, dan sikap menghargai sesama.
Kedua, generasi muda harus terus belajar dan mengembangkan kemampuan diri. Perkembangan teknologi, digitalisasi, dan persaingan global menuntut setiap lulusan untuk mampu beradaptasi, berinovasi, serta meningkatkan kompetensi.
Ketiga, para lulusan diharapkan tidak takut menghadapi tantangan dan harus berani menciptakan peluang. Mereka tidak boleh hanya menunggu kesempatan kerja, tetapi perlu mengembangkan kreativitas, kewirausahaan, dan memanfaatkan potensi yang tersedia di lingkungan sekitar.
Keempat, lulusan Polinef harus menjadi bagian dari solusi pembangunan daerah dengan mengabdikan ilmu, keterampilan, dan pengalaman yang telah diperoleh untuk kemajuan Kabupaten Fakfak dan Tanah Papua.
“Keberhasilan seseorang bukan hanya diukur dari gelar yang disandang atau jabatan yang diperoleh, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang dapat diberikan kepada keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara,” demikian pesan Bupati.
Pada kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Fakfak juga memberikan penghargaan dan apresiasi kepada para orang tua serta keluarga wisudawan dan wisudawati yang telah memberikan doa, dukungan, pengorbanan, dan perjuangan selama anak-anak mereka menempuh pendidikan.
Apresiasi turut disampaikan kepada seluruh dosen dan tenaga kependidikan Politeknik Negeri Fakfak atas dedikasi serta kerja keras dalam mendidik dan membimbing mahasiswa hingga berhasil menyelesaikan pendidikan.
Wisuda XII Polinef Tahun 2026 diharapkan menjadi awal perjalanan baru bagi 212 lulusan untuk membuktikan kemampuan, menjaga integritas, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
gelar akademik bukanlah garis akhir sebuah perjuangan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Ilmu akan menjadi bermakna ketika diamalkan, keterampilan akan bernilai ketika menghasilkan karya, dan keberhasilan akan menjadi mulia ketika membawa manfaat bagi banyak orang.
(Jurnalis : Risman Bauw).
