212 Mahasiswa Diwisuda, Direktur Polinef Tekankan Kompetensi Bukan Sekadar Gelar., (Foto : Risman Bauw).
FAKFAK,PinFunPapua.com – Politeknik Negeri Fakfak (Polinef) kembali mencetak sumber daya manusia terampil melalui Sidang Senat Terbuka Luar Biasa dalam rangka Wisuda XII Tahun 2026. Sebanyak 212 wisudawan dan wisudawati resmi dikukuhkan sebagai lulusan dari enam program studi, Sabtu (7/11/2026).
Prosesi wisuda berlangsung pukul 07.00 hingga 11.40 WIT, bertempat di Auditorium II Gedung Ketahanan Pala, Politeknik Negeri Fakfak. Dalam kesempatan tersebut, Direktur Polinef, Muhammad Nur, S.IP., M.Si., mengukuhkan para lulusan sekaligus menyerahkan ijazah sebagai tanda keberhasilan menyelesaikan pendidikan tinggi vokasi.
Sebanyak 212 lulusan tersebut terdiri atas enam program studi, yakni Diploma IV Teknologi Rekayasa Konstruksi Jalan dan Jembatan (TRKJJ) sebanyak 14 orang, Diploma III Teknik Perawatan dan Perbaikan Mesin (TPPM) 31 orang, Diploma III Teknik Sipil 41 orang, Diploma III Manajemen Informatika 74 orang, Diploma III Agroindustri 36 orang, serta Diploma III Teknik Listrik 16 orang.
Dengan demikian, lulusan Diploma III berhak menyandang gelar Ahli Madya (A.Md.), sedangkan lulusan Diploma IV menyandang gelar Sarjana Terapan Teknik (S.Tr.T.).
Pada momentum akademik tersebut, Polinef juga memberikan penghargaan kepada enam lulusan terbaik dari masing-masing program studi sebagai bentuk apresiasi atas prestasi dan kesungguhan mereka selama menempuh pendidikan.
Keenam lulusan terbaik tersebut yakni Agung Wahyudi dari Program Studi DIII Teknik Perawatan dan Perbaikan Mesin (TPPM), Vina Rahmawati Zahra dari DIII Teknik Listrik, Shafira La Yamin dari DIII Manajemen Informatika, Yokbet Megi Kabes dari DIII Agroindustri, Anni Adilah Zakiyyah dari DIV Teknologi Rekayasa Konstruksi Jalan dan Jembatan (TRKJJ), serta Adelia Husnaeni Wally dari DIII Teknik Sipil.
Ketua Panitia Wisuda XII Polinef, Novita Fransisca Sihotang, M.M., menyampaikan bahwa seluruh rangkaian persiapan wisuda telah dilakukan secara matang melalui kerja sama panitia, dosen, tenaga kependidikan, dan berbagai pihak yang turut mendukung pelaksanaan kegiatan.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras sehingga prosesi wisuda berlangsung lancar dan khidmat.

Menurut Novita, wisuda bukan sekadar seremoni akademik, melainkan momentum berharga yang memiliki makna mendalam bagi para lulusan maupun keluarga yang selama ini mendukung perjuangan mereka.
“Wisuda XII Politeknik Negeri Fakfak ini bukan sekadar seremoni bagi wisudawan, tetapi momen yang sangat berharga bagi para wisudawan dan keluarga. Kami berterima kasih kepada seluruh panitia dan semua pihak yang telah bekerja keras sehingga acara ini dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya.
Ia juga berharap ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh para lulusan dapat menjadi bekal untuk menatap masa depan dan menghadapi tantangan dunia kerja.
Sementara itu, Direktur Polinef, Muhammad Nur, S.IP., M.Si., berharap 212 lulusan yang dikukuhkan mampu menjadi tenaga vokasi yang kompeten, profesional, dan memiliki daya saing, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kabupaten Fakfak, Papua Barat, dan Indonesia.
Ia menegaskan, Polinef akan terus berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan vokasi agar semakin relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.
“Polinef akan melepas 212 lulusan yang telah menempuh proses pendidikan dengan penuh kesungguhan. Kami berharap para wisudawan dapat mengamalkan ilmu dan keterampilannya, menjadi lulusan vokasi yang kompeten dan profesional, serta berkontribusi bagi kemajuan daerah,” terang Muhammad Nur.
Ia menambahkan, peningkatan kualitas pendidikan menjadi bagian penting agar lulusan Polinef tidak hanya memiliki ijazah, tetapi juga keterampilan dan kompetensi yang dibutuhkan untuk bersaing di dunia kerja.
Wisuda XII Tahun 2026 menjadi bukti kontribusi Politeknik Negeri Fakfak dalam menyiapkan sumber daya manusia melalui pendidikan vokasi. Tantangan berikutnya adalah bagaimana ilmu dan keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat dan mendorong kemajuan daerah.
Sebab, keberhasilan pendidikan bukan hanya diukur dari selembar ijazah dan gelar akademik, tetapi dari seberapa besar ilmu yang dimiliki mampu memberikan manfaat bagi sesama. Gelar adalah kebanggaan, keterampilan adalah kekuatan, dan pengabdian adalah bukti nyata keberhasilan seseorang.
Polinef pun menyampaikan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Semoga para lulusan mampu melangkah dengan percaya diri, menjaga nama baik almamater, serta menjadi bagian dari generasi yang membawa perubahan bagi Fakfak, Papua Barat, dan Indonesia.
(Jurnalis : Risman Bauw).
