FAKFAK,PinFunPapua.com – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Fakfak resmi menggelar Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) III di Aula RRI Fakfak, Jumat malam (6/11/2026).
Rapimda III ini menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mempersiapkan agenda Musyawarah Daerah (Musda) XIV KNPI Kabupaten Fakfak.
Mengusung tema “Transformasi Pemuda Fakfak dari Objek Menjadi Aktor Fakfak Membara”, kegiatan tersebut menegaskan pentingnya perubahan peran pemuda agar tidak hanya menjadi penonton dalam proses pembangunan, tetapi tampil sebagai pelaku, penggerak, sekaligus mitra strategis pemerintah daerah.
Ketua Panitia, Rahman Patur, menjelaskan bahwa Rapimda III memiliki tiga tujuan utama.
Pertama, mengevaluasi dan menilai pelaksanaan program kerja DPD KNPI Kabupaten Fakfak selama satu tahun berjalan secara jujur, terbuka, dan bertanggung jawab.
Kedua, merumuskan serta menetapkan pokok-pokok program kerja dan rekomendasi strategis KNPI untuk satu tahun ke depan agar selaras dengan visi pembangunan Kabupaten Fakfak Membara, yakni membangun bersama rakyat.
Ketiga, memperkuat konsolidasi organisasi dengan menyatukan seluruh Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) dan Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) KNPI se-Kabupaten Fakfak, sehingga KNPI dapat kembali menjalankan perannya sebagai rumah besar bagi seluruh elemen pemuda.
Rahman menyebutkan, Rapimda III diikuti sebanyak 80 peserta yang terdiri atas peserta penuh dan peninjau.
Peserta penuh meliputi utusan DPD KNPI Provinsi Papua Barat, pengurus harian DPD KNPI Kabupaten Fakfak, utusan OKP tingkat kabupaten yang telah terverifikasi, serta utusan DPK KNPI dari seluruh distrik di Kabupaten Fakfak.
Sementara peserta peninjau terdiri atas undangan, tokoh pemuda, dan perwakilan organisasi kepemudaan lainnya.
Pada kesempatan itu, Rahman juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, baik secara moril maupun materil, sehingga kegiatan Rapimda III dapat terlaksana.
Ia turut menyampaikan permohonan maaf apabila dalam proses persiapan, penyambutan, maupun pelayanan kepada peserta masih terdapat kekurangan akibat keterbatasan waktu dan anggaran.
Lebih lanjut, Rahman berharap Rapimda III tidak sekadar menjadi agenda formalitas organisasi, tetapi benar-benar menghasilkan keputusan dan rekomendasi yang dapat diwujudkan dalam kerja nyata.
Menurutnya, transformasi pemuda harus dimulai dari keberanian mengambil peran, membangun gagasan, memperkuat persatuan, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.
“Rapimda ini harus menjadi momentum transformasi. Bukan sekadar rapat formalitas, tetapi harus melahirkan keputusan nyata. Pemuda Fakfak harus bergerak dari yang selama ini hanya menjadi objek, menjadi aktor utama dalam pembangunan Fakfak Membara,” harap Rahman.
Rapimda III ini sekaligus menjadi ruang konsolidasi untuk menyatukan visi dan langkah organisasi dalam menghadapi Musda XIV KNPI Kabupaten Fakfak.
Sebab, masa depan daerah tidak hanya ditentukan oleh kebijakan pemerintah, tetapi juga oleh sejauh mana generasi mudanya berani mengambil tanggung jawab dan menghadirkan perubahan.
“Pemuda bukan sekadar pewaris masa depan, tetapi penentu arah perubahan hari ini. Sebab, pembangunan tidak cukup hanya dibicarakan, melainkan harus diperjuangkan melalui gagasan, persatuan, dan tindakan nyata.”
(Jurnalis : Risman Bauw).
